Kongres Jaringan Geopark ke-1

Gunungkidul – Konggres Jaringan Geopark Indonesia dilaksanakan selama tiga hari tanggal, 20 Oktober 2017 hingga 22 Oktober 2017. Pembukaan Konggres dilaksanakan Jumat (20/10) oleh Bupati Hj. Badingah, S.Sos., di Wisma Joglo Wonosari. Kegiatan ini dalam rangka membentuk wadah pengelola Geopark di Indonesia, dengan tujuan pembentukan jaringan ini sebagai wadah komunikasi dan pendampingan bagi Geopark-geopark yang akan meraih status Geopark Nasional maupun Global Geopark UNESCO. Konggres ini juga membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan membentuk kepengurusan jaringan geopark Indonesia, yang nantinya akan dilaporkan kepada pemerintah maupun UNESCO.

KONGGRES ini selain dihadiri oleh Bupati Hj. Badingah, S.Sos., tampak hadir Wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, M.H.,  dan Sekretaris Daerah Ir. Drajat Ruswandono, M.T., Kepala OPD, Dr.Hanang Samudra selaku Geopark Advisory Committe dan Dr. Firmansyah Rahim, founder Geopark Indonesia dan pengelola-pengelola Geopark di Indonesia, antara lain Geopark Batur, Gunungsewu, Rinjani, Raja Ampat, Cileutuh, Toba, Merangin, dan Belitung. Pembukaan Konggres dihadiri  Pada kesempatan ini diserahkan pula SK Badan Pengelola Geopark Gunung sewu dari Bupati H. Badingah, S.Sos., kepada Sekretaris Daerah Gunungkidul Wonogiri dan Pacitan.(tim_ikp)