Gunungkidul – Dinas Kebudayaan Gunungkidul atau Kundo Kabudayan melestarikan budaya dan cerita lokal jawa dengan menggelar Festival Langen Carita 2022. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Selasa (12/7/2022).[PIC3]
Langen carita adalah cerita-cerita Jawa yang dirangkum dalam bentuk-bentuk tembang dan dialog. Cerita itu ditampilkan seperti pertunjukan teater. Kegiatan ini sebagai upaya pelestarian budaya lokal ditengah perkembangan jaman.
“Ini adalah upaya kita mempertahankan cerita jawa yang diekspresikan melalui dolanan anak, nembang joget. Juga sekaligus menyongsong dasawarsa Keistimewaan Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Agus Mantara.
Pihaknya juga mengatakan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan ruang agar dapat lebih memahami dan mencintai potensi budaya khususnya seni tari dan seni karawitan. Serta merespon atas kecenderungan perkembangan seni permainan (dolanan) anak-anak yang kian lama kian luntur.
“Peserta kegiatan ini ada 18 kelompok perwakilan dari 18 kapanewon. Nantinya akan diambil 5 penyaji terbaik yang akan mendapatkan juara. Sementara juara 1 penyaji terbaik akan mewakili Gunungkidul pada Festival Langen Carita tingkat Propinsi,” paparnya.
Sementara Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dalam sambutanya mengatakan, banyak sekali kesenian lokal Gunungkidul yang wajib dijaga dan terus dilestarikan. Salah satunya Langen Carita. Orang nomor satu di Gunungkidul itu berharap melalui kegiatan ini akan muncul kecintaan anak anak terhadap cerita lokal.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kedepan kegiatan lain utamanya kegiatan kebudayaan bisa dinikmati masyarakat dan digelar di desa-desa,” terang bupati.
Festival Langen Carita 2022 digelar di Pendopo Taman Budaya Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan akan berlangsung dari 12-14 Juli 2022.[PIC1]

