Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi didampingi Deputi Pelayanan Publik Diah Natalisa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gunungkidul, Selasa (19/04). Salah satu kabupaten di DIY ini menempatkan dua inovasi ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2016, yakni Klinik Konsultasi Agribisnis (KKA) oleh Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) dan One Stop Service Toilet (OSST) di SMKN 3 Wonosari. [PIC2]
Agenda Yuddy Chisnandi di Gunungkidul selain bertemu dengan Muspida Kabupaten Gunungkidul di RR 1 Setda Gunungkidul juga mengunjungi SMK 3 Wonosari, RSUD Wonosari, Polres Gunungkidul, Samsat Gunungkidul, dan UPT Pengembangan Klinik Konsultasi Agribisnis di BP3K Playen.
Di SMK Negeri 3 Wonosari yang merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan predikat inovasi one stop service toilet trendsestter gaya hidup remaja peduli kesehatan reproduksi. Yuddy Chrisnandi mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan SMK 3 patut dikembangkan dan dicontoh oleh sekolah-sekolah lain. “Dengan mengembangkan toilet trenedsestter gaya hidup remaja peduli kesehatan reproduksi mampu memperoleh perdikat juara tingkat nasional,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Yuddy mengapresiasi pencapaian yang dilakukan oleh Pemkab Gunungkidul yang berhasil memasukan empat inovasi ke dalam top 99 inovation.
“Banyak daerah yang tidak memiliki inovasi yang masuk ke dalam top 99 inovation. Di Indonesia ada 1.800 inovasi yang,Gunungkidul berhasil menempatkan empat inovasi,” katanya.
Yuddi berharap inovasi yang sudah diciptakan tersebut bisa dikembangkan sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat.(nana)

