[PIC2] GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Daun jati yang selama ini hanya menjadi sampah tak berguna, ternyata bisa diolah menjadi pupuk organik. Hal itu yang dilakukan di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.
Selama ini, daun jati yang melimpah di desa ini cuma menjadi sampah, bahkan masyarakat biasa membakarnya. Kehadiran Tim Teknologi Tepat Guna Universitas Gadjah Mada membuka kesadaran warga di Desa Wisata Bejiharjo akan potensi dari sampah daun jati ini.
“Kami dari Direktorat Pegabdian Kepada Masyarakat UGM memiliki program untuk edukasi memanfaatkan daun jati menjadi pupuk kompos,” kata Dr Agus Prasetya selaku Ketua Tim Teknologi Tepat Guna UGM kepada KRjogja.com, Kamis (15/8/2019).
Selain kegiatan edukasi, Tim Teknologi Tepat Guna turut memberikan bantuan berupa peralatan pembuatan pupuk kepada Kelompok Tani Desa Bejiharjo. Pada Kamis (15/08), dilaksanakan kegiatan panen pupuk yang sudah jadi dan aplikasi terhadap tanaman.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bejiharjo dan dapat menanamkan semangat pengelolaan limbah daun jati untuk mewujudkan keadaan lingkungan yang lebih baik dan sehat,” kata Agus Prasetya. (*)

