| [PIC3] |
Gunungkidul – Suasana Lapangan Sepatu Roda, Pasar Hewan Siyono Harjo, Logandeng, Playen, Sabtu (18/10/2025) tampak semarak sejak pagi. Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memenuhi arena dalam gelaran Lomba Baris-Berbaris Tingkat Pelajar se-Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gunungkidul.
Tercatat sebanyak 65 pleton dengan total 1.755 peserta ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Rinciannya, jenjang SD sebanyak 32 pleton (15 putra dan 17 putri) dengan 800 peserta, jenjang SMP 13 pleton (4 putra dan 9 putri) dengan 455 peserta, serta jenjang SMA/sederajat 20 pleton (6 putra dan 14 putri) dengan 500 peserta. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan tim juri gabungan dari TNI, Polri, serta Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul, menjamin penilaian yang profesional dan objektif.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat peserta dan makna kegiatan yang erat kaitannya dengan pembentukan karakter generasi muda.
“Ini diilhami oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga karena bulan ini adalah bulan Oktober, momentum yang pas untuk Hari Sumpah Pemuda. Kita menyiapkan anak-anak, calon pemimpin masa depan, sejak SD, SMP, dan SMA agar memiliki kedisiplinan, kepemimpinan, serta kerjasama. Semua itu dimulai dari baris-berbaris,” ujar Bupati Endah.
Ia menambahkan, ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah untuk menunjukkan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga sebagai media pembelajaran nilai-nilai dasar karakter.
“Melalui baris-berbaris, kita belajar untuk patuh terhadap perintah, menghargai aturan, bekerja sama dalam satu irama langkah, satu rampak barisan, satu komando. Nilai-nilai itu penting dalam membentuk pelajar yang tangguh dan berintegritas,” lanjutnya.
Selain dampak pendidikan karakter, Bupati juga menyoroti efek positif terhadap ekonomi lokal.
“UMKM pun ikut berdaya karena banyak pengunjung, orang tua, dan masyarakat yang datang. Saya berharap ke depan kegiatan ini bisa menjadi spot tourism baru, melibatkan banyak pihak sekaligus memperkuat ketahanan mental dan fisik anak-anak kita agar tidak menjadi generasi yang lembek dan malas bergerak,” tegasnya.
Bupati menutup dengan pesan motivatif bagi seluruh peserta.
“Kemenangan sejati bukan hanya soal mengalahkan orang lain, tetapi tentang menguasai diri sendiri, berdisiplin, dan konsisten menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari. Bagaimana kita bisa menjadi pemimpin kalau tidak disiplin dalam berbicara, berpikir, dan bertindak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Pemuda dan Hari Sumpah Pemuda 2025.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan jiwa nasionalisme, semangat kebersamaan, serta membentuk karakter pelajar yang kuat dan berjiwa kepemimpinan,” jelasnya.

