[PIC5]Gunungkidul – Dalam rangka peringatan hari jadi yang ke 187 Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018, panitia melaksanakan Mujahadah dan pengajian akbar di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Jumat, (04/05), yang dipimpin Ustadz Muhammad Ali Munir dari Magelang. Tampak hadir pada acara ini, Bupati Hj. Badingah, S.Sos., Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., pejabat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan pemerintah daerah, Forkompimda serta jamaah dari 18 kecamatan.
Laporan panitia penyelenggara mujahadah, Ali Ridho, menyampaikan seluruh jamaah yang hadir ini ingin dekat dengan Bupati bersama-sama bermunajat bermujahadah yang tujuannya tidak lain memohon kepada Allah SWT menjalankan dan mewujudkan visi dan misi Bupati, semoga warga masyarakat Gunungkidul akan maju dan sejahtera mendapat ridho dari Alloh SWT. Ali Ridho, juga menyampaikan bahwa warga masyarkat yang tidk bisa hadir bisa mengikuti mendengarkan melalui siaran radio Swara Dhaksinarga pada frekuensi 89.9 FM.
[PIC3]Dalam sambutan Bupati mengatakan, mujahadah ini adalah Mujahadah merupakan cermin kesatuan tekad dan kebersamaan masyarakat dalam Memayu Hayuning Bawono dalam memelihara kesatuan dengan tekad memuliakan daerah melalui bahasa agama untuk membangun Gunungkidul melalui potensi yang ada, demi kesejahteraan warga masyarakat, dengan Ridha Allah SWT. Diakhir sambutannya Bupati berpesan, sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan, mari kita tingkatkan kualitas keimanan, membersihkan diri dengan tindakan yang baik, saling menghormati sesama, jaga kerukunan, jaga persatuan dan kesatuan, pinta Bupati.
Acara dilanjutkan mujhadah yang dipimpin Aris Masduki, MSi., dan pengajian oleh K.H. Ali Munir, inti dari tausyiahnya, semoga apa yang menjadi cita-cita besar pemerintah daerah akan terwujud dengn ridho Allah SWT, dan mengajak kepada seluruh jamaah agar tetap syukur, islam, iman sampai dengan khusnul khotimah, serta mengingatkan dengan kecanggihan teknologi saat ini jangan sampai kehilangan arah, yang dapat menyebabkan putus asa. “Hidup sederhana, tetap berusaha, berkarya, memperbaiki akhlak untuk mengimbangi kemajuan teknologi”, pungkasnya. (*tim_IKP)
[PIC4][PIC2]

