Gunungkidul – Dalam rangka mencegah tindak penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Gunungkidul diperlukan berbagai upaya terhadap masyarakat yang belum terkena untuk menumbuhkan kesadaran dan kebersamaan masyarakat menolak dan memerangi penyalah gunaan dan peredaran gelap narkoba di Gunungkidul. Maraknya peredaran narkoba di masyarakat saat ini membuat sejumlah pihak prihatin, dan ancaman narkoba sudah masuk ke berbagai elemen masyarakat. Narkoba tidak hanya beredar pada orang diusia dewasa, tetapi juga beredar di kalangan anak-anak. Hal tersebut harus diantisipasi agar generasi penerus bangsa bisa terselamatkan dari bahaya narkoba.
Salah satu organisasi masyarakat yang menyatakan keprihatinannya terhadap peredaran narkoba adalah Muslimat NU Gunungkidul, yang mendeklarasikan laskar anti narkoba di SMK YAPPI Wonosari, Ahad (08/01/2017).
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gunungkidul Dr. H. Imawan Wahyudi, MH., Wakapolres Kompol. Verena Sri Wahyuningsih, SH, M.Hum., Kepala Bidang Poldagri dan ormas Badan Kesbangpol Arham Mashudi, Ketua PCM Kab. GK Hj. Alfiyah Zabidi, S.Pdi., Ketua PC NU GK KH. Arief Gunadi, M.Pd.I., Ketua Muslimat NU DIY Dra. Hj. Habibah Mustofa. M.Pd.i., KH. Bardan Usman dan Tamu undangan kurang lebih dua ratus orang.
Dilaporkan Retno Ketua Panitia Penyelenggara, Deklarasi laskar anti narkoba muslimat NU Gunungkidul dengan tema “Mewujudkan generasi muda yang sehat dan OKE” yang berarti sehat pergaulanya, sehat tumbuh kembangnya,sehat keluarganya, sehat prilakunya. Oke berarti on the way remaja agar tetap pada jalurnya, komitmen dimana sebagai remaja kita suport untuk selalu berkomitmen menjadi pemuda yang tidak harus serius agar tetap enjoy tetapi hidup yang terarah.
Dalam amanatnya Ketua PC NU Gunungkidul Arif Gunadi, S.Ag, M.Pdi mengucapkan selamat atas dilantiknya laskar anti narkoba muslimat NU Cabang gunungkidul sera mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan seluruh unsur Forkompimda atas responsibilitasnya berbagai program yang yang dilaksanakan Nahdatul Ulama, Pimpinan cabang NU Gunungkidul selalu mengharapkan support dari Pemerintah Daerah, begitu pula sebaliknya NU akan terus mendukung dan membantu kemajuan pembangunan Gunungkidul. Deklarasi laskar anti narkoba ini merupakan penguatan komitmen muslimat untuk menyampaikan pesan kewaspadaannya , yang harus dibangun untuk mengantisipasi bahaya narkoba di lingkungan masyarakat, tandasnya
[PIC2] [PIC3] [PIC1]
Dalam sambutanya Wakil Bupati Gunungkidul memberikan beberapa pengarahan bahwa, dewasa ini banyak pihak utamanya asing tertarik untuk menguasai dan mengeruk kekayaan alam di indonesia. salah satu bentuk upaya untuk menguasai negara indonesia dg merusak sumber daya manusia melalui peredaran narkoba.
“ Sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten Gunungkidul, kami punya tugas yg sangat berat, utamanya terkait dengan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba” Kata Dr. Immawan Wahyudi
Ditambahkan Dr. ImmawanWahyudi, tugas Badan Narkotika Kabupaten Gunungkidul tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan dari segenap komponen bangsa, selain itu Wakil Bupati Gunungkidul juga mengapresiasi pembentukan laskar anti narkoba di lingkungan warga muslimat Nahdhatul Ulama yang merupakan peran serta yang memiliki makna besar, karena kaum perempuan memiliki peran penting dalam mencegah peredaran narkoba dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan.
Badan Narkotika Kabupaten berharap dapat bersinergi dengan laskar anti narkoba muslimat NU agar tercipta Gunungkidul yang baldatun toyibatun warobbun ghofur ‘, “ Selamat bertugas dan semoga Allah SWT meridhoi “, ucap Dr. Immawan Wahyudi. (sumarno/soera)

