Gunungkidul– Ombak tinggi lagi-lagi menghantam berbagai kawasan bangunan di sepanjang garis pantai Gunungkidul pada hari Rabu (8/6/2016) pagi setelah pada dua minggu lalu ombak besar merusakkan bangunan dan kapal-kapal nelayan yang sedang bersandar di sana. Akibatnya, terjadi kerusakan sejumlah infrastruktur. Ombak tinggi di pantai selatan ini merupakan fenomena alam yang terjadi secara berkala. Ini terjadi karena adanya proses perputaran arus dari angin barat berganti ke angin timur.
[PIC2]


(Sumber foto : Sumarno, (9/6))
Berdasarkan sumber SAR Satlinmas Baron, Ahmad Riyadi, menyampaikan kerusakan-kerusakan yang timbuk akibat ngamuknya ombak di pantai selatan sebagai berikut (8/6) :
Pantai Drini:
1. 7 Gasebo ambruk
2. 13 Warung makan tertimbun pasir putih sedalam 5 cm
Pantai Sadranan:
1. 8 Gasebo ambruk
2. 3 Gasebo terbawa arus ke selatan
Pantai Ngandong:
1. 4 Gasebo terbawa arus ke selatan
2. 1 Gasebo Ambruk
Pantai Sundak:
1. 3 Gasebo ambruk
2. 1 Rumah Makan rusak berat
3. 2 Rumah makan tertimbun pasir putih 50 cm
4. 3 Kamar mandi tertimbun pasir 50 cm
Pantai Somandeng:
1. 25 Gasebo Ambruk
2. 12 Gasebo terbawa arus ke tengah
3. 5 lapak pedagang rusak
4. 1 Rumah Makan Rusak, dinding ambrol
Pantai Pulang Sawal :
1. 1 Rumah Makan terkena aburasi
2. 8 Gasebo tertimbun pasir 100 cm
Pantai Pok Tunggal :
1. 1 bangunan pos SAR ambruk
Terkait hal itu, para pengunjung pantai selatan diminta waspada dan hati-hati, harap patuhi peringatan yang diberikan oleh Tim SAR di wilayah Gunungkidul.
Ombak tinggi diperkirakan akan berlangsung sampai Kamis (9/6/2016) besok. (hari)

