Panen Padi Dari Benih Bantuan Pemerintah, Bupati Apresiasi Hasil Yang Memuaskan

Gunungkidul – Gunungkidul yang mayoritas wilayahnya merupakan lahan pertanian tentunya memiliki hasil pertanian yang cukup beragam dan salah satu komoditinya yaitu padi. Wiyoko Tengah, Plembutan, Playen merupakan salah satu wilayah yang baru saja melakukan panen raya padi dengan varietas Ciherang.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta juga turut hadir dalam kegiatan panen raya tersebut bersama dengan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Rismiyadi dan didampingi Kelompok Tani Ngudi Lestari I.

Sukono, Lurah Plembutan mengatakan luasan persawahan dan perkebunan di daerah ini memerlukan kebutuhan air yang cukup banyak pula.

“Dengan luas area pertanian yang mencapai 25 hektare, para petani memerlukan cukup banyak air maka dari itu kami membutuhkan bantuan sumur bor dalam,”

[PIC1]

Sukono pun juga mengatakan bahwa hasil holtikultura dari Plembutan dapat menyuplai Pasar Playen hingga sebanyak 50%.

“Untuk Kelompok Tani Ngudi Lestari 1 sendiri memilik anggota sebanyak 89 orang, dengan area yang dikelola yakni Sawah tadah hujan dan holtikultura,” jelas Sukarpan dalam paparannya selaku Ketua Kelompok Tani Ngudi Lestari 1, Kamis (2/2).

Untuk metode yang dipakai pun yaitu selang seling dalam masa tanamnya, Kelompok Tani Ngudi Lestari 1 juga mendapat bantuan pengembangan padi seluas 10 hektare dengan varietas Ciherang.

“Bantuan berupa benih padi varietas Ciherang, dan untuk hasil pane saat ini mencapai 5,6 ton per hektare,” paparnya.

Sukono juga berharap pemerintah juga dapat meberikan bantuan, pasalnya para petani memerlukan jangkauan pipanisasi yang lebih jauh, serta penunjang Alsin Perontok Padi (Power Thresher) agar pengolahan hasil panen lebih maksimal.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pun mengaku optimis dengan pertanian di Gunungkidul, mengingat wilayah geografis Gunungkidul yang rata-rata dipakai untuk pertanian.

“Kendala utama yang selalu dihadapi petani Gunungkidul yakni kebutuhan air,”[PIC3]

Ia mengatakan nanti kelompok tani dapat berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan untuk mengatasi masalah tersebut.

Bupati juga berpesan kepada petani untuk dimanfaatkan sebaik mungkin bantuan-bantuan benih yang diberikan oleh Pemerintah.

“Kedepan akan mendapat bantuan benih padi untuk lahan seluas 4000 hektare, maksimalkan bantuan tersebut,” pesan Bupati.