Gunungkidul- Senin (24/01/2023) bertempat di Padukuhan Klampok, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Wakil Bupati Gunungkidul menghadiri panen raya padi dengan varietas segreng handayani.
Diawali dengan tradisi wiwitan yang di daerah tersebut biasa dinamakan budaya “methik”, sesepuh memetik beberapa tangkai padi dan mendoakannya sebelum memulai panen agar hasil panen membawa berkah.
Didampingi Panewu Purwosari, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Lurah Girimulyo dan jajaran forkopimkap Kapanewon Girisubo, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto,S.Kom.,M.Si memulai panen raya dilanjutkan merontokkan hasil panen tersebut menggunakan alat perontok padi sederhana di kelompok tani sedyo rukun.
Dipilihnya padi dengan varietas segreng handayani termasuk salah satu program ketahanan pangan Kalurahan, selain dikonsumsi sendiri hasil panen juga bisa ditukar dengan bahan pokok di warung yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kalurahan. Selain masuk dalam progam ketahanan pangan, keunggulan varietas padi segreng handayani mempunyai isi padi yang lebih berat dari varietas padi yang lain dengan usia tanam pendek hanya sekitar 70 hari.[PIC2]
Kemudian acara dilanjut diskusi antara Pemerintah Daerah dalam hal ini dipimpin oleh Wakil Bupati Gunungkidul dengan kelompok tani sedyo rukun dan warga padukuhan klampok, Kapanewon Purwosari.
Ketua kelompok tani sedyo rukun 1 Margo, menyampaikan total lahan tanam di kelompok tersebut sekitar 20 hektar dengan lahan 5 hektar telah ditanami padi dengan varietas segreng handayani. Beliau menambahkan untuk panen belum bisa serentak karena pengairan yang tidak merata, hal tersebut disebabkan tidak adanya sistem drainase yang baik diareal tanam kelompok tani sedyo rukun.[PIC1]
Kepala bidang tanaman pangan “Sustiwiningsih, S.TP.,” dalam laporannya mengatakan provitas padi segreng handayani di Kapanewon Purwosari cukup tinggi yaitu sebanyak 4 ton gabah kering giling per hektar.
Wakil Bupati Gunungkidul menambahkan kelebihan lain dari padi segreng handayani yaitu padi asli milik Kabupaten Gunungkidul. Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak kepada masyarakat khususnya kepada para petani untuk menjaga dan melestarikan varietas asli milik Kabupaten Gunungkidul dengan kearifan lokal yang ada di kelompok tani sedyo rukun, Kalurahan Giripurwo.
Heri Susanto,S.Kom.,M.Si juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, karena bertani itu penting dalam menjaga kestabilan pangan di suatu daerah. Dengan kata lain kestabilan pangan yang terjaga menunjukan bahwa di daerah tersebut sudah mandiri.
Turut Hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi A DPRD Kab.Gunungkidul, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kab.Gunungkidul, serta unsur Forkompimkap Kapanewon Purwosari.

