[PIC1]
Pantai Sundak menawarkan berbagai keindahan panorama alam seperti bukit tebing, pasir putih serta air lautnya yang masih jernih. Garis pantai yang tidak terlalu luas, tidak mengurangi keindahan pantai. Dibalik keindahan alam yang memukau, ada cerita dibalik pemberian nama pantai “sundak”. Nama sundak merupakan perpaduan antara nama asu ( sebutan anjing dalam bahasa jawa ) dan Landak . Konon dahlulu pernah terjadi pekelahian antara anjing dan landak . Cerita berawal dari seekor anjing yang kelaparan tengah mencari mangsa di sekitar pantai ini. Anjing tersebut mencari makanan hingga ke sebuah gua yang letaknya tak jauh dari pantai ini. Dalam gua ini, secara tak sengaja anjing bertemu dengan landak laut.
Anjing yang tengah kelaparan tersebut tanpa berbikir panjang langsung menyantap landak laut itu. Akhirnya keluarlah anjing tersebut dengan separuh tubuh landak dimulutnya. Sang pemilik anjing mengetahui hal ini, namun anehnya tubuh anjing basah kuyup seperti usai menceburkan diri kedalam air. Pemilik anjing pun mengajak para warga sekitar untuk memeriksa ke dalam goa tempat dimana anjing memakan landak laut.
Sesampainya di dalam goa, pemiliki anjing dan warga ternyata menemukan sumber air tawar yang melimpah. Peristiwa tersebut akhirnya menjadi berkah bagi warga sekitar yang selama bertahun-tahun kekurangan air tawar. Diabadikanlah kejadian tersebut menjadi nama pantai, yaitu Pantai Sundak yang merupakan kependekan dari Asu dan Landak. Goa karang tersebut saat ini masih ada dan bisa dilihat oleh wisatawan.
Sundak Beach
Sundak Beach has a natural panoramic beauty such as cliff hill, white sand and clear sea water. The narrow coastline is not reduced the beauty of the beach. Behind the stunning natural beauty, there is a story of naming of beach “sundak”.
The name of the sundak is a combination of the name asu (dog in Java language) and Landak (sea urchin). It is said that there had been a fight between dogs and sea urchin. The story begins with a starving dog that looking for prey around this beach. The dog is going up to a cave that is located not far from this beach. In this cave, the dog not accidentally meets the sea urchin.
The starving dog immediately ate the sea urchin. Finally, it came out the dog with half the body of sea urchin in his mouth. The dog owner knows this, but strangely the dog’s body is soaked such as throwing himself into the water. Dog owners also invite residents around to check into the cave where the dog eat sea urchins.
Arriving in the cave, dog owners and residents found a source of abundant fresh water. The event eventually became a blessing for the local people who for years lacked fresh water. He made the event a beach name, Sundak Beach which is short for Asu and Landak. Goa corals are currently still there and can be seen by tourists

