Pegawai Belajar Menulis di KPAD Gunungkidul

Gunungkidul – Dalam rangka menumbuhkan minat baca warga masyarakat di Kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu bentuk implementasi Gerakan Indonesia Membaca yang dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Gunungkidul menggelar Pembelajaran Penulisan Artikel bagi Aparatur Daerah dan Masyarakat selama tiga hari yaitu tanggal 24 sampai dengan 26 Mei 2016. Kegiatan ini diselenggarakan bertempat di Ruang Pertemuan KPAD Gunungkidul dengan jumlah peserta 30 orang yang terdiri atas perwakilan SKPD di Pemerintah kabupaten Gunungkidul dan Guru yang berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutan pembukaan kepala KPAD Kabupaten Gunungkidul yang diwakili Kasubag TU Etni Priskila S, menyatakan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari program untuk meningkatkan minat baca masyarakat serta mempunyai tujuan untuk meningkatkan budaya menulis bagi aparatur daerah dan masyarakat sekaligus sebagai sarana promosi daerah. “ Kegiatan ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk  meningkatkan budaya menulis aparatur daerah dan masyarakat sebagai sarana promosi potensi daerah di Kabupaten Gunungkidul “.ungkap Etni

Adapun pembelajaran berupa workshop dengan nara sumber yang berasal dari unsur media massa, peneliti dan penulis serta penerbit buku. Narasumber tersebut yaitu Amirudin Zuhri (Redaktur Pelaksana Harian Jogja), YB. Margantara (Redaktur Senior Bernas Jogja), Umar Sidik (Peneliti dari Balai Bahasa Yogyakarta), dan Hariwidjaya (penerbit Ermata Airlangga).[PIC1]

Dalam pembelajaran ini banyak hal yang dipelajari oleh peserta mulai dari teknik pencarian ide penulisan artikel, teknik penulisan, penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam penulisan serta tips-tips agar tulisan dapat dimuat oleh media massa atau diterima penerbit untuk dijadikan buku.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini meskipun bagi sebagian peserta hal ini merupakan hal baru, namun semangat untuk menulis sangat tinggi terbukti tugas yang diberikan oleh pemateri dikerjakan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh peserta.

Sebagaimana dikatakan salah seorang peserta, Budi kegiatan ini merupakan hal baru bagi dirinya karena aktifitas ketugasan pekerjaan setiap hari lebih banyak mengurusi administrasi kepegawaian. “ Teori menulis ini, merupakan hal baru bagi saya dan belum pernah mendapatkannya, jadi ingat impian saya waktu sekolah dulu yaitu ingin jadi seorang penulis yang hebat ”.katanya.

Pada hari ketiga akhir pembelajaran masing-masing peserta diberi tugas untuk menulis artikel sebagaimana layaknya tim redaksi sebuah penerbitan dengan bimbingan Hari Widjaya sesuai dengan peran masing-masing dalam tim redaksi. Hasil tulisan peserta tersebut diharapkan dapat menjadi embrio dari buletin “Litera” yang akan diterbitkan oleh KPAD Kabupaten Gunungkidul.

Pada acara penutupan kepala KPAD Kabupaten Gunungkidul Ali Ridho mengharapkan agar ada salah satu atau lebih peserta pembelajaran ini yang dapat menjadi penulis artikel yang dipublikasikan oleh media massa atau dicetak menjadi buku sesuai dengan outcame yang menjadi tujuan kegiatan ini.

Ali Ridho menandaskan “ Dengan menulis karya yang dihasilkan bisa menjadi amal jariyah bagi penulis apabila karyanya dapat memberi manfaat bagi orang lain, namanya akan terus dikenang sebagaimana pepatah ‘gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama’ “.

Acara diakhiri dengan pemberian kado pintar bagi perwakilan peserta dan penyerahan sertifikat, dilanjutkan dengan foto bersama peserta dengan Kepala KPAD Kabupaten Gunungkidul dan narasumber.<soer#/ft.kpad>