Gunungkidul – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama muda mudi Buddhayana Indonesia diselenggarakan di Gunungkidul selama lima hari. Jumat, 29/12/2017 dibuka oleh Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia yang diwakili Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Drs. Supriyadi, M.Pd.
Munas yang diselenggarakan tiap tiga tahun sekali tersebut, juga dihadiri jajaran Forkompimda Kabupaten Gunungkidul, dan juga beberapa organisasi kepemudaan. Pembukaan Munas Sekber PMVBI Buddhayana dilaksanakan di Pendopo Bangsal Sewoko Projo Wonosari, dengan tema “Bangunlah jiwanya,bangunlah badannya, bangunlah pemuda Buddhayana”, yang artinya pemuda Buddhayana harus selalu siap jiwanya dalam menghadapi tantangan jaman yang semakin kompetitif sehingga dapat memberikan kontribusi positif kepada bangsa dan negara.
Dihadapan Asisten Pemerintahan dan Kesra dan tamu undangan, ketua penyelenggara menyampaikan bahwamunas diikuti oleh perwakilan muda mudi Buddhis seluruh Indonesia, dan setelah pembukaan penyelenggarakan selanjutnya dilaksanakan di vihara Jhina Dharma Sradha, Desa Siraman, Wonosari, hingga Minggu, (31/12). Pada kegiatan ini nantinya akan dipilih ketua umum sebagai puncaknya. Diharapkan ketua terpilih dapat membawa pemuda Buddhayana kearah kemajuan bagj organisasi, bangsa dan negara. Penyelenggara juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan semua pihak sehingga penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. “Kami sangat bangga dengan keramahan, kekompakan warga masyarakat Gunungkidul, dimanapun kami berada selalu di sambut dengan senyum yang ramah dan hangat, kami akan selalu kenang, dan semoga pemerintah daerah bersama warga masyarakat akan selalu dalam lindungan Tuhan YME”, pintanya. “Dan satu yang paling penting saat kita munas di pendopo yang megah dan terbuka ini menggambarkan keterbukaan yang penuh makna, baik pemerintahannya dan juga kita yang hadir di tempat ini, sudah saatnya kita memberikan segala sesutu dengan keikhlasan dan terbuka untuk bangsa dan negara ini”, tegasnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengenalkan Gunungkidul kepada para peserta munas agar lebih megetahui dan menikmati keindahan obyek wisatanya. Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kab. Gunungkidul, Drs. Sudodo, M.Si., menyampaikan sambutanbupati, antara lain, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengucapkan selamat datang dan berharapMunasl XV Pemuda Budhayana Indonesia berjalan lancar dan membawa perubahan bagi umat Budha di Indonesia. Diharapkan munas ini menjadi titik tolak demi kemajuan umat manusia, khususnya Bangsa Indonesia. Terlebih kaum muda sekarang ini menjadi komponen penting demi kemajuan Bangsa Indonesia dalam menjadikan dirinya sebagai bangsa maju mandiri dan berdaulat penuh. Untuk mewujudkannya, kaum muda dalam berjuang demi masa depan harus berhadapan langsung dengan gelombang tekhnologi yang sebagian besarjuga digunakan pemuda pemudi.
“Pemuda Buddhayana memiliki hak yang sama seperti umat beragama lain, saling menghormati dan menghargai sehingga tidak terjadi upaya memecahbelah terhadap sesama bangsa”, tegas Sudodo.
Turut hadir pada acara pembukaan munas kali ini, Direktur Pendidikan Agama Kementerian Agama, Drs. Supriyadi, M.Pd., Ketua Umum Perkumpulan Majelis Buddhayana Indonesia Pusat, Drs. Piandi, Ketua Umum SAGIN YM, Bhikkhu Khemacaro Mahathera, Kpt. Inf. Agus Rahmat Widodo (Kodim 0730 Gk), Iptu Sutarjo (Polres Gk), dan Pemuda Buddhayana dari 21 provinsi. (*tim_ikp)
[PIC2][PIC3][PIC4][PIC5][PIC6]

