Gunungkidul-Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama OPD menyampaiakan informasi progres perkembangan yang ada penanganan maupun antisipasi persebaran covid-19. Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, S.Sos, M.M dalam pengantar Pers penanganan covid -19 mengatakan Pemerintah Daerah sangat serius dalam menanganani dengan berbagai upaya-upaya serta cara-cara yang ditempuh untuk memutus mata rantai perkembangan covid-19.[PIC3]
Bantuan sosial tunai dari pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten juga telah di salurkan sebagai bagian dari strategi pemerintah menanggulangi dampak covid.
Progres penanganan covid tersebut disampaikan kepada publik di posko induk bangsal sewokoprojo Wonosari, Senin (18/05).
Sektor perekonomian yang paling berdampak di sampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Johan Eko Sudarto, upaya pemerintah dalam masa tanggap darurat covid-19 dan menghadapi lebaran telah dilaksanakan langkah bersama instansi terkait dan TPID menyetabilkan harga kebutuhan bahan pokok pangan. Dilakukan dengan operasi pasar dan menjaga keseimbangan antara suplai dan demand.[PIC2]
Penyediaan energi BBM dan Gas Elpiji juga ada penambahan mencapai 17.000 sehingga harapanya selama lebaran ini aman. Strategi lainya cara memutus mata rantai covid-19 Disperindag sudah menyediakam sarana cuci tangan di seluruh pasar, juga melibatkan layanan antar konsumen melalui online sehingga masyarakat akan lebih di mudahkan dan meminimalisir penyebaran covid.
Progres lain dari RSUD Wonosari bahwa pengawasan dan penanganan akan lebih diperhatikan kepada pasien aktif namun tidak ada gejala Orang tanpa Gejala ( OTG ) karena ini harus di waspada idan di antisipasi agar penularan tidak meluas.
Sedangkan penanganan pasien yang dirawat di RSUD tetap dilakukan dengan hati-hati dan di jaga agar tidak menular kepada petugas medis dengan lebih di intensifkan pengawasan dan perawatan,
Dinas Kesehatan juga telah melakukan Rapid Test masal yang disasar pada para pendatang, pekerja migran, jamaah Tabligh dan seluruh relawan dan Tenaga Kesehatan. dari kegiatan rapid test masal ini tetap menyiapkan tempat karantina yang manan natinya bila ada penambahan dengan menyiapkan wisma fakultas Kehutanan UGM di Wanagama, yang saat ini masih berproses untuk penyiapan yang nantinya secepatnya sudah siap di gunakan oleh ODP reaktif, selain itu Dinkes juga menyiapkan RS Swasta dalam penangan Covid-19 dalam perawatan pasien Positif.
Wakil Bupati dalam arahanya tetap mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama, bersinergi baik dari lintas OPD dan seluruh warga masyarakat untuk berperan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. ini adalah tanggung jawab kita bersama,

