| [PIC2] |
Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) DIY yang digelar di Gedhong Pracimasana Barat, Kompleks Kepatihan, Kamis (20/11). Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, hadir langsung mewakili Pemkab sekaligus sebagai Ketua TKPKD Gunungkidul. Kehadiran ini menjadi wujud komitmen daerah dalam memperkuat sinergi percepatan penanggulangan kemiskinan di wilayah DIY.
Rakor dipimpin oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. Dalam arahannya, Wagub menegaskan pentingnya penyelarasan langkah seluruh daerah dalam percepatan penurunan kemiskinan.
“Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Kami mengapresiasi kabupaten/kota yang terus menunjukkan kemajuan, termasuk Gunungkidul,” ujar Wagub
| [PIC3] |
Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten yang menunjukkan tren penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan. Indikator kedalaman dan keparahan kemiskinan juga terus membaik, sejalan dengan berbagai program pemda yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan layanan dasar, dan penguatan ketepatan sasaran berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam hal ini Wagub DIY KGPAA Paku Alam X menegaskan beberapa langkah strategis yang harus diperkuat seluruh daerah, termasuk Kabupaten Gunungkidul, yaitu:
Optimalisasi pemanfaatan DTSEN untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan dan mengurangi inclusion exclusion error.
Implementasi langkah intensif dan inovatif dalam penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025.
Penguatan kelembagaan TKPK termasuk penyusunan RPKD, RAT, dan LP2KD sebagaimana amanat Permendagri No. 53 Tahun 2020.
Penguatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dunia usaha, akademisi, lembaga, dan masyarakat.
Hingga triwulan III 2025, realisasi program penanggulangan kemiskinan DIY mencapai 77,97% dari total anggaran Rp548,33 miliar. Sementara program kemiskinan ekstrem baru terealisasi 41,02% dari anggaran Rp538,70 miliar. Daerah diminta tancap gas agar target satu digit bisa dikejar pada tahun mendatang.
Wagub berharap percepatan pelaksanaan program di triwulan IV dapat membawa DIY termasuk Gunungkidul menuju capaian angka kemiskinan satu digit pada tahun mendatang.

