Penandatanganan Naskah Kerja Sama Antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Dengan PT. Bank Mandiri Taspen.

Gunungkidul – Wonosari 13/08/2019, Bertempat diruang rapat bupati, selasa 13 Agustus 2019 dilaksanakan Penandatanganan Naskah Kerja Sama Antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Dengan PT. Bank Mandiri Taspen, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pemberdayaan Perekonomian Daerah.

[PIC1]

Maksud dan tujuan isi kesepakatan ini adalah untuk membangun komitmen berama dalam pengelolaan keuangan daerah dan pemberdayaan perekonomian daerah Kabupaten Gunungkidul serta meningkatkan efisiensi, efektifitas, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah serta memberdayakan perekonomian daerah Kabupaten Gunungkidul.

[PIC2]

Acara ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BKAD Kabupaten Gunungkidul, Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Jajaran Bank Mandiri Taspen, dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Gunungkidul.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama  ini  ditandatangani oleh Bupati Gunungkidul,              Hj. Badingah dengan Fahmuddin Edy Hadi Bhakti selaku Devision Head Micro Business berdasarkan Surat Kuasa Direksi  Nomor : SUD/110/V/2016, tanggal 11 Mei 2016, bertindak dalam jabatan tersebut diatas mewakili PT. Bank Mandiri Taspen atau disebut dengan Bank Mantap.

Mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran PT. Bank Mandiri Taspen, atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah maupun pemberdayaan perekonomian daerah. Komitmen dan kesepahaman ini dituangkan dalam Penanda-tanganan Kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, sehingga menjadi dasar bagi masing-masing pihak untuk segera melakukan langkah-langkah tindak lanjut sebagaimana yang tertuang dalam naskah kerja sama tersebut.

Lebih lanjut Bupati Gunungkidul dalam sambutan tertulisnya menyampaikan  “Di sisi lain, sebagai daerah yang sedang berkembang dalam bidang pariwisata, tentu membutuhkan dukungan dan fasilitasi dalam upaya menggerakkan kegiatan pemberdayaan perekonomian di daerah. Bidang pariwisata yang kita tempatkan sebagai motor penggerak dinamika pembangunan daerah, sangat kami harapkan mampu menggerakkan sektor-sektor produktif, seperti : pertanian dalam arti luas, kelautan dan perikanan, industri dan UMKM, kuliner hingga usaha jasa lainnya. Sektor-sektor tersebut, sangat kami harapkan terus bergerak dan menjadi daya dukung pariwisata Gunungkidul yang semakin berkembang dan memiliki prospek ekonomis sangat beragam. Harapan kami, pergerakan sektor-sektor strategis secara dinamis, akan berdampak positif bagi masyarakat Gunungkidul, terutama dalam peningkatan daya saing, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul.

Dalam upaya menggerakkan sektor produktif inilah, dukungan fasilitasi lembaga perbankan melalui layanan produk pembiayaan, sangat kami harapkan, sehingga jalannya program-program pembangunan, khususnya yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan perekonomian daerah, dapat lebih berdaya guna dan optimal.