Pengajian Ahad Pon dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurusalam

[PIC2]

Gunungkidul – Pengajian Ahad Pon (08/04) PDHI Gunungkidul pada April 2018 diselenggarakan di Pondok Pesantren Putra Muhammadiyah Al Mujahidin, Dusun Mendongan, Kelurahan Bandung, Kecamatan Playen. Kegiatan pengajian ini dihadiri Bupati, Hj. Badingah, S.Sos., sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurusallam di kompleks pondok tersebut dan peresmian Pondok Pesantren Putra Al Mujahidin.  Selain bupati tampak hadir, mantan Duta Besar RI untuk Zudan, Ketua PDHI, Ketua Muhammadiyah DIY, Ketua Muhammadiyah Gunungkidul, Ustadz Sunardi Sahuri, jajaran pengurus ponpes Al Mujahidin, Camat Playen beserta unsur Forkopimca, dan jamaah dari wilayah DIY dan Jawa tengah.

Dr. Asrofi, selaku pengurus pondok melaporkan bahwa atas doa dan dukungan dari semua pihak pembangunan pondok pesantren putra telah usai dan akan diserahkan secara simbolis disela kegiatan pengajian kali ini, dan akan dilanjutkan dengan pembangunan Masjid Nurusallam yang pada kesempatan ini pula akan dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Bupati Gunungkidul. Disampaikan pula bahwa pembangunan masjid ini sudah disiapkan dana sebesar Rp250.000.000,00 apabila dana yang tersedia belum mencukupi diharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk kemajuan pondok pesantren Al Mujahidin khususnya dan semoga akan membawa kemajuan Kabupaten Gunungkidul secara umum. Pada kesempatan yang sama mantan Duta Besar RI untuk Zudan, mengatakan bahwasanya sangat respek dengan Bupati Badingah yang selalu dan sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini, “Kami selalu mengikuti informasi tentang Gunungkidul di bawah kepemimpinan Ibu Bupati banyak prestasi yang diraih, ini adalah berkat kerja keras yang diawali dengan niat baik, jujur, dan ikhlas, tanpa mengenal lelah. Beliau ini sepak terjangnya melebihi dari pemimpin-pemimpin kaum pria, terbukti saat ini Gunungkidul menjadi hits dan populer, menjadi daerah tujuan wisata, saya ikut bangga dan berdoa semoga akan menjadi daerah yang semakin maju, makmur, dan lebih berprestasi mendapat ridho-Nya”.

[PIC4]

Sementara dalam sambutanya, bupati menyampaikan, “Kegiatan seperti adalah wadah yang tepat untuk menjalin silaturahmi, menimba ilmu, serta sarana yang tepat untuk mendorong kepada seluruh jamaah untuk lebih taat dan patuh bertakwa kepada Allah SWT. Pondok Pesantren Al Mujahidin adalah salah satu pencetak generasi muda yang islami intelek yang akan membawa kemajuan bangsa, maka kami berharap kepada seluruh warga masyarakat dan semua pihak agar mendukung berlangsungnya pembangunan Masjid Nurusalam guna melengkapi sarana dan prasarana di pondok tersebut. Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Al Mujahidin khususnya SMP Al Mujahidin yang mendapatkan akreditasi A dan berbagai prestasi baik nasional maupun internasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya sehingga pendidikan di Kabupaten Gunungkidul mengalami kemajuan yang sangat baik, dan kami memohon doa semoga di dalam membangun Gunungkidul selalu mendapat ridha dari Allah SWT”, pungkasnya. Usai memberikan sambutan, bupati menyaksikan serah terima secara simbolis pembangunan pondok pesantren putra dan peletakan batu pertama, dilanjutkan pengajian oleh Ustadz Sunardi Sahuri. (*tim_ikp)

[PIC3][PIC5]