Gunungkidul – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengukuhkan desa Giricahyo menjadi DESTANA MADYA. Yang dilakukan oleh Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edi Basuki, S.Ip, M.Si, di Lapangan Jambu, Giricahyo, Kecamatan Purwosari (02/08).
[PIC3]
Edi Basuki menjelasakan bahwa Pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Tim Penanggulangan Bencana (Tim PB) ditingkat desa ini sebagai wujud penguatan kelembagaan masyarakat dalam mengurangi resiko bencana di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
[PIC2]
“Di tahun 2016 lalu Desa Giricahyo telah dikukuhkan menjadi desa tangguh bencana PRATAMA, namun setelah kami mereview dokumen kebencanaan desa, dan pembaharuan tim dan relawan yang ada di desa maka kami pandang perlu untuk menaikkan statusnya menjadi DESTANA MADYA”, kata Edi.
[PIC1]
Dia juga berharap tim yang telah dikukuhkan agar dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas untuk membantu menolong sesama dengan semangan kerelawanan dan atas nama kemanusiaan.
Ditempat yang sama dilakukan Gladi Lapang oleh gabungan tim relawan dengan skenario penanggulangan bencana longsor. Masyarakat bersama BPBD Gunungkidul, Tim Penanggulangan Bencana Desa, PMI, TAGANA, dan Gunungkidul Emergency Service (GES). sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, hal itu cukup beralasan karena Giricahyo juga merupakan desa rawan longsor.

