Memasuki H+5 setelah Hari Raya Idul Fitri 1437 H arus wisatawan yang memasuki Kabupaten Gunungkidul masih ramai, namun sudah mengalami penurunan dibanding hari-hari sebelumnya. Dimana H+4 menjadi puncak kunjungan wisatawan. Dari hasil pemantauan, pengunjung didominasi menggunakan plat kendaraan dari luar daerah, seperti B, D, S, dan plat luar daerah dari Jawa Tengah maupun Yogyakarta. “ Tercatat dalam data retribusi, sampai dengan H+4 sebanyak 160 ribu pengunjung yang masuk di kawasan wisata Gunungkidul, dan kebanyakan berasal dari luar daerah,” kata Hary Sukmono Kepala Bidang Pengembangan Hasil Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Gunungkidul.
Disbudpar Gunungkidul sendiri menyuguhkan berbagai kesenian di beberapa obyek wisata diataranya di Pantai Sundak, Pantai Ngobaran, Krakal, Kali Suci, dan Sri Getuk. “Kesenian yang kami tampilkan antara lain Campursari dan Jathilan,”tambahnya. Pertunjukan tersebut dimulai sejak tanggal 7 -10 Juli 2016. Dalam memberikan pelayanan agar para wisatawan nyaman Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan instansi terkait diantaranya Dishubkominfo, Satpol PP, BPBD, TNI, Polri dan Senkom.
Sampai dengan hari ini, Minggu (10/7) khususnya di obyek wisata pantai tidak terjadi kecelakaan, namun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tetap menghimbau kepada para wisatawan agar tetap berhati-hati. (soera/nana/sumarno)
| [PIC6] | [PIC5] |
| [PIC4] | [PIC3] |
| [PIC2] | [PIC1] |

