Penyerahan Bantuan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Dan Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI

Gunungkidul – Jika kita berpikir secara global, permasalahan pangan tidak hanya menjadi masalah bangsa kita, tetapi menjadi permasalahan dunia, bisa kita lihat pada pertumbuhan jumlah penduduk, alih fungsi lahan untuk perumahan, pusat bisnis, perkebunan skala besar, pengembangan infrastruktur dan kebutuhan lain selain lahan pertanian tanaman pangan menyebabkan produksi tanaman pangan tidak sebanding dengan kebutuhan.

Hal tersebut bisa menjadi peluang apabila kita mampu mengembangkan bisnis untuk memenuhi kebutuhan pangan dan akan menjadi ancaman apabila kita hanya diam, menunggu dan tidak berbuat, sehingga krisis pangan benar terjadi secara global. Kabupaten Gunungkidul mempunyai kearifan lokal yang sangat baik dengan menanam berbagai kebutuhan sehari-hari pada area pekarangan rumah yang dimiliki. Akan tetapi selaras perkembangan jaman yang serba modern serba instan, kebiasaan baik ini terkikis dengan pekarangan banyak yang dibiarkan tanpa adanya tumbuhan-tumbuhan pangan lagi.

Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul menyambut baik dan mendukung program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan harapan masyasakat mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri melalui pemanfaatan pekarangan secara lestari, meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga dengan budidaya tanaman pangan, buah, sayuran dan tanaman obat keluarga, ternak dan ikan, pengolahan hasil dan pengolahan limbah menjadi kompos.

Pada hari Senin tanggal 7 November 2016, Bupati Gunungkidul Hj. Badingah menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Wakil Ketua Komisi IV Hj. Siti Hediati Soeharto, SE.,di Pendopo Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Kedatangan beliau pada kesempatan ini membawa program gerakan diversifikasi pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan berbasis sumber daya lokal, pelestarian sumber daya genetik melalui pengembangan kebun bibit desa dengan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL). Sebagaimana program yang telah dilaksanakan di Desa Kepek Kecamatan Wonosari.

Disela kunjungannya putri mantan Presiden RI ini menyempatkan mengunjungi KRPL yang berada di Desa Kepek yang dilanjutkan ke pasar Argosari, Wonosari dan sempat berdiskusi dengan para pedagang terkait masalah harga dan dari mana pasokan sayur pada saat ini, serta menggalakan rumah tangga untuk menanam sayur-sayuran, buah dan sebagainya untuk membantu supaya tidak terjadi fluktuasi harga.

“ Untuk kondisi pasar agar tetap menjaga kebersihan guna menjaga kenyamanan, dan bagaimana supaya tidak “kesumukan ”.ucap Siti Hediati Soeharto.

Dalam sambutannya Siti Hediati, menyampaikan bahwa salah satu fungsi dari anggota dewan adalah melakukan fungsi pengawasan apakah program yang dicanangkan pemerintah sudah dilakukan dengan baik,

“ Selaku anggota DPR RI komisi IV yang membidangi  pertanian, perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, Pemerintah terus berupaya meningkatkan ketahan pangan melalui berbagai program kemasyarakat, ketersedian pangan yang tidak memenuhi kebutuhan masyarakatnya dapat menciptakan ketidak stabilan “.tegasnya.

Kedatangan Siti Hediati bersama Bupati Gunungkidul pada kesempatan ini juga menyerahkan 20 paket bantuan program Kawasan Rumah Pangan Lestari dari Kementerian Pertanian RI kepada kelompok penerima se- Kabupaten Gunungkidul senilai masing-masing Rp. 15.000.000,-, yang selanjutnya Kementrian Pertanian RI melalui KRPL mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menyediakan pangan yang berkualitas dan beragam bagi keluarga.

[PIC1]  [PIC2]  [PIC3]  [PIC4]  [PIC5]

Adapaun 20 Kelompok Wanita Tani penerima bantuan tersebut adalah KWT Tani Lestari, KWT Ngudi Rejeki, KWT Mekar Sari, KWT Sido Mulyo, KWT Gemilang, KWT Sido makmur, KWT Maju Lestari, KWT Mekar, KWT Mawar, KWT Sumber Rejeki, KWT Ngudi Lestari, KWT Jati Mulyo, KWT Mekar Tani, KWT Kenanga IV, KWT Ngudi Rejeki, KWT Ngudi Makmur, KWT Maju Makmur, KWT Sukowati, KWT Anisa Krya, KWT Handayani.  Selain itu diserahkan pula lima paket PPMPBK senilai masing-masing Rp. 50.000.000,- yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI kepada Kelompok Wanita Tani Lestari, Kelompok Wanita Tani Suket, Kelompok Wanita Tani Ruas, Kelompok Wanita Tani Ngudi Subur dan Kelompok Wanita Tani Gunung Makmur.

Program PPMPBK pada dasarnya merupakan kegiatan usaha tani konservasi berupa penanaman yang dapat dilengkapi dengan pemeliharaan bangunan konservasi tanah dan air serta aneka usaha kehutanan berupa pengembangan hasil hutan bukan kayu antara lain lebah madu, sutra alam, bambu, rotan, nyamplung, gaharu, serta bantuan komoditi peternakan dan perikanan. Program PPMPBK bertujuan memperbaiki kondisi daerah aliran sungai sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pedesaan dan pendapatan kelompok masyarakat melalui kegiatan aneka usaha kehutanan berbasis konservasi. “ Semoga bantuan ini mampu membangkitkan ekonomi masyarakat “. Harap Siti Hediati mengakhiri sambutannya.

Hadir pada acara ini  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hj. Siti Hediati Soeharto, SE., Anggota DPRD DIY Slamet, SP.d, MM, Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos, Ketua DPC Partai Golkar Sugiyarto, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir. Azman Latif, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan gunungkidul Agus Priyanto, S.H, M.M., Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul drh. Krisna Berlian, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto.

Bupati Gunungkidul menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih atas perhatian beliau Hj. Siti Hediati Soeharto, SE, sehingga banyak program pemerintah pusat yang diberikan kepada masyarakat dan  sangat mendukung program pembangunan di Kabupaten Gunungkidul, manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Pada kesempatan ini Bupati mengajak kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan kendala dan permasalahan dalam pelaksanaannya, selanjutnya dapat dijadikan evaluasi untuk pelaksanaan yang lebih baik pada masa mendatang.(Sumarno/edt.s)