Gunungkidul- Percepatan vaksinasi di sektor-sektor potensial terus dipercepat, salah satunya menyasar kaum milenial. Kali ini bupati meninjau pelaksanaan vaksinasi di pondok pesantren Darul Quran Ledoksari Wonosari, Selasa (3/8).
Program vaksinasi pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Intelejen Nasional (BIN) melaksanakan vaksinasi yang menyasar pelajar MTs dan MA di Pondok pesantren Darul Quran dengan tajuk merdeka mobile vacine. Kegiatan tersebut juga di dukung tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan SMK kesehatan.
[PIC2]
dr. Sumitro, M.Sc selaku Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Gunungkidul mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan target 800 orang dengan peserta seluruh siswa Ponpes Darul Quran.
Kepala Kementerian Agama Gunungkidul Syaban Nuroni mengucapkan selamat datang dalam program vaksinasi ini.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan BINda DIY yang telah memberi layanan kepada lembaga pesantren darul quran untuk memperoleh vaksinasi
“Semoga kegiatan ini menjadi investasi bagi negara kita ,karena anak-anak ini akan menjadi penerus kelangsungan hidup bangsa untuk menyejahterakan rakyat dan semoga menjadi investasi di akhirat nanti” pungkasnya.
Salah satu perserta vaksin siswa MTs mengaku sangat bersyukur dapat di vaksin, berharap vaksin ini bisa menyeluruh sehingga semua diberikan kekebalan dan kesehatan.
Sementara itu Eko selaku Kepala BIN mengatakan salah satu tugasnya adalah Ikut mensukseskan program pemerintah dalam hal ini vaksinasi di Gunungkidul.
“Peran kami hanya menjalankan fungsi mediasi selain untuk mendukung program pemerintah, dengan terlaksananya vaksin ini juga bisamenciptakan dan meningkatkan komunal di masyarakat” ungkapnya
Selanjutnya bupati melanjutkan monitoring dengan menyambangi pelaksanaan kegiatan vaksin lainya di wilayah Saptosari. Bertempat di taman Saptosari yang berada di tepi JJLS Sumuran, Kepek Saptosari. Ditempat ini kegiatan vaksinasi dilaksanakan oleh Ikadin DIY bekerjasama dengan pemerintah daerah, Dinas Koperasi Gunungkidul dan Poltekes.
“Pada pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan 1500 orang akan mendapatkan vaksin jenis Sinovac yang di peruntukan bagi pelaku usaha masyarakat sekitar yang dilaksanakan selama 2 hari dari tgl 3 sampai 4 Agustus 2021
Hari pertama ini sebanyak 500 warga mendapatkan vaksin, semntara di hari ke dua akan divaksin 1000 orang” terang Joko Pitoyo ketua Ikadin Gunungkidul
Dalam kesempatan tersebut,Bupati sangat mengapresiasi peran lembaga yang telah bersinergi dalam mendorong pelaksanaan vaksinasi, yang selama ini telah bersama berkolaborasi dengan pemerintah daerah dari unsur TNI, Polri, Lembaga, dan lainya.
Bupati mengucapkan terimakasih dan berharap dengan kesadaran masyarakat dan kerjasama dari seluruh pihak ,target Vaksinasi nasional 70 % dapat tercapai. Untuk saat ini capaian vaksinasi masih pada kisaran angka 31%.
Dengan peran Pemda dan seluruh element masyarakat tentu sepakat kedepan dengan vaksinasi yang terus dilakukan akan berdampak pada perubahan level PPKM sehingga nantinya masyarakat dapat melakukan kegiatan, dan ekonomi akan berjalan dengan baik.
Warga Saptosari pun sangat antusias untuk hadir mendapatkan vaksinasi menyadari pentingnya vaksin saat ini dimasa pandemi sebagai upaya menciptakan kekebalan.
[PIC1]

