Peringati Hari Rabies Sedunia, Dinas Pertanian Gunungkidul Selenggarakan Vaksinasi Rabies Gratis

Gunungkidul – Dalam rangka memperingati hari rabies ,Bupati H.Sunaryanta secara simbolis mencanangkan gerakan vaksin rabies.Selasa (28/9) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan vaksin dengan tema fact no fear yang artinya biarkan fakta bicara hingga takutpun sirna ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Gunungkidul secara gratis. 

Saat ini hewan peliharaan menjadi tren hewan kesayangan seperti anjing kucing dan kera. Hal tersebut bersamaan dengan meningkatnya populasi hewan pembawa rabies seperti anjing mencapai 14 ribu, kucing mencapai 38 ribu.

[PIC3]

Rabies merupakan penyakit hewan zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Secara sederhana gejala di tandai dengan hewan yang menggigit segala yang di temui, takut sinar dan air. Penularan rabies melalui gigitan.

Dalam kegiatan vaksinasi rabies ,Dinas Pertanian dan Pangan
(DPP) Gunungkidul mengalokasikan 1500 diosis menggunakan angaran APBN dan APBD serta Dari perhimpunan dokter hewan.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Bambang Wisnubroto mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, pada tahun ini dilaksanakan di bulan September hingga Oktober 2021
Vaksinasi dilakukan di tiap Dipo UPT pesat kesehatan hewan dan dokter praktek yang melayani praktik.

Harapanya denga vaksinasi ini hewan peliharaan seperti anjing, kucing maupun kera yang membawa rabies dapat tervaksin dengan target 70 persen dari populasi.

” Dalam kegiatan ini ada 120 hewan yang di vaksin terdiri dari 112 kucing 6 ekor anjing dan 2 ekor kera” katanya

Sementara itu Bupati H.Sunaryanta menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan vaksin bagi hewan peliharaan yang di selenggarakan Dinas pertanian. Hal ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam rangka layanan kesehatan yang berdampak baik bagi masyatakat maupun hewan peliharaan.

Virus rabies ini pun sudah ada sejak zaman Belanda, umumya hewan peliharaan anjing yang paling banyak.

“harapan saya masyarakat sadar akan dampak bahayanya rabies sehingga ada upaya dari masyarakat akan pentingnya vaksin rabies,selain sebagai bentuk partisipasi masyarakat memperhatikan sisi kesehatan dan keamana agar bisa terhindar dari virus rabies” ungkap Bupati

Pencanangan gerakan vaksin rabies di tandai dengan memvaksin hewan jenis kucing oleh Bupati H.Sunaryanta.

[PIC2]