Gunungkidul – Doa bersama dari rumah untuk Indonesia dengan Tagar “Pray From Home” yang di selenggarakan Kementerian Agama RI melalui virtual Zoom dan di ikuti 500 lebih peserta dari unsur kementerian, kepala daerah, serta TNI Polri se Indonesia.
Bupati Gunungkidul yang turut hadir mengikuti virtual Zoom dari Rumah Dinas Bupati, Minggu (11/7) tersebut di dampingi Asisten I Drs. Sigit Purwanto, Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, S.Sos, Kepala Dinas Kesehatan dr Dewi Irawati, M.Kes, Kabag Kesra yang di wakili Shidig Purnama Adi.
[PIC1]
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutanya mengatakan perjuangan melawan wabah masih belum tahu kapan akan selesai untuk itu menag mengajak memperkuat keimanan, semangat berbagi, rela berkorban untuk membantu warga yang terpapar, “marilah bersama sama bersinergi melawan wabah pandemi covid-19″katanya.
Presiden Ir. Joko Widodo dari istana Bogor dalam arahanya menyampaikan masih berjuang bebas dari pandemi covid, pemerintah tidak bisa meyelesaikan sendiri harus ada sinergi dari seluruh element masyarakat,
apresiasi pun di berikan kepada element bangsa yang terus membangun optimisme melawan covid demi terbebas dari wabah.
Untuk mengatasi wabah ini juga perlu dilakukan ikhtiar.
| [PIC2] |
Pandemi harus kita sikapi dengan tenang, berikhtiar agar pandemi segera berakhir. Doa ini bagian itjtihad bersama untuk lepas dari pandemi.
Diakhir arahanya presiden Presiden mengucapkan turut berduka cita atas korban pandemi, serta semoga semua sodara terpapar di berikan pulih kembali.
Doa keselamatan di sampaikan oleh perwakilan tokoh agama dari 6 agama
Doa agama islam disampaikan Qurais Shihab, Pendeta lipius tokoh agama Kristen, Ign Kardinal Suharyo tokoh agama Katolik, Kol (purn) I Nengah Dana tokoh agama Hindu, Bhante Sri Pannyavaro tokoh agama Buddha,
Doa ketaatan Xs Budi S Tanuwibowo tokoh Khonghucu.

