Gunungkidul – Pemerintah terus berusaha melakukan upaya-upaya pemerataan kesejahteraan melalui berbagai program yang dicanangkan. Salah satunya melalui program Bedah Rumah dari Baznas. Program ini tentunya menyasar pada kelurga prasejahtera prioritas bagi kelurga kurang beruntung atau yang sedang mengalami musibah. Seperti keluarga bapak Sumardiono 52 th yang tinggal di Dusun Gagan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, dan sedang menderita sakit leukimia akut yang sudah berjalan dua tahun dan mempunyai empat orang anak yang salah satunya penyandang disabilitas, sehingga keseluruhan mempunyai enam anggota keluarga, dua diantaranya masih balita. Sebelum sakit beliau sudah merencanakan membuat rumah yang diawali pembuatan pondasi. Selama ini keluarga tinggal di rumah saudara yang bersebelahan yang sedang merantau dijakarta.
Rabu, (27/12) wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, M.H., menyerakan kunci rumah milik Sumardiyono, dalam rangka mewujudkan mimpi yang sudah lama dirangkai, dengan membangun rumah diatas pondasi yang sudah ada melalui program Bedah Rumah dari Baznas Kabupaten Gunungkidul.
Bedah rumah ukuran 6 x 9 dengan teras 3 meter tersebut dimulai pada tgl 12 desember 2017 dan dikerjakan Baznas bersama masyarakat, menghabiskan dana Rp. 19.486.000,- dengan rincian dana dari masyarakat Rp. 8.000.000,- berupa kayu dan tenaga, sedangkan dari Baznas berupa material dan tekhnisi senilai Rp. 11.486.000,-.
Selain di nglipar bedah rumah juga dilaksanakan di berapa tempat di Kabupaten Gunungkidul. (*tim_ikp)
[PIC1][PIC2][PIC3][PIC4]

