SOLO – Puncak Peringatan Hari Kebangkitan Tekhnologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-21 Tahun 2016 diselenggarakan di Stadion Manahan Solo dihelat dengan meriah. Perayaan HAKTEKNAS yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2016 ini menjadi sangat istimewa dan meriah dikarena baru pertama kalinya digelar di solo yang tersohor dengan batik solonya. Perhelatan akbar HAKTEKNAS pada tahun 2016 mengambil tema “ Inovasi untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa”.
Hadir dalam kegiatan ini Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Mohamad Nasir, Presiden Republik Indonesia Ke-3, B.J. Habibie, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Walikota dan Wakil Walikota Surakarta Seluruh Kepala Daerah Jawa Tengah dan DIY, Pimpinan Partai Politik, Duta Besar negara sahabat, Anggota DPR, tamu undangan dan para penerima pemenang anugerah IPTEK 2016.
[PIC3] [PIC2]
Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko dalam sambutannya sebagai tuan rumah menghaturkan terima kasih dan apresiasinya yang tinggi pada Kementrian Ristekdikti yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemprov Jawa Tengah dan Kota Solo khususnya sebagai tuan rumah perayaan Hari Kebangkitan Tekhnologi Nasional ke-21. Heru Sujatmoko juga menyampaikan bahwa solo sebagai kota yang masih kental dengan budaya, sangat mengapresiasi untuk meningkatkan budaya inovasi dibidang teknologi di semua kalangan, untuk menjadikan teknologi sebagai alat pelestarian budaya. Dengan teknologi, akan menjadi modal dalam rangka menuju kemandirian bangsa.
Puan Maharani Menteri koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyatakan untuk mencapai puncak kebangkitan teknologi nasional, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk memulai dari mutu SDM Indonesia yang ada. Memulai dari membangun karakter yang terintegritas, berjiwa gotong royong, serta semangat memajukan daerah. Daerah merupakan hulu dan negara sebagai hilirnya.
[PIC1]
Ditambahkan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI untuk memperkuat budaya inovasi di tingkat nasional, budaya inovasi harus diawali dari daerah-daerah denga aktif dalam penciptakaan sebuah inovasi. Sebagai fasilitas, menristekdikti menegaskan bahwa Kemenristekdikti saat ini mengeluarkan peraturan untuk mendukung para inovator-inovator handal yang ada di daerah. dengan mengeluarkan kebijakan dalam penyederhanaan pelaporan dana riset, dan telah disetujuinya UU Paten oleh DPR RI dalam penjaminan hak royalti bagi semua inovator yang telah menciptakan penemuan-penemuan penelitian baru.
Kemenristek Dikti menyampaikan juga beberapa capaian inovasi yang ditelah dicapai Kemenristekdikti beserta para stakeholder, diantaranya peluncuran simulator Pesawat N-219, bibit unggul modern sapi local, vaksin dan obat-obatan, Kemenristekdikti juga menyerahkan penghargaan ini adalah bentuk apresiasi keseriusan individu ataupun kelompok didalam memaksimalkan budaya inovasi di daerahnya melalui penghargaan Anugerah IPTEK 2016.Adapun beberapa yang menerima penghargaan adalah :
- Anugerah Budhipura diterima Pemprov jawa Barat, Anugerah budhipura adalah anugerah yang diberikan kepada pemerintah Provinsi, sebagai apresiasi atas pembinaan yang telah dilakukan oleh Pemprov dalam pengutan system inovasi kepada pemerintah kota/kabupaten. Diterima langsung Gubernur Jawa barat Ahmad Heryawan.
- Anugerah budhipraja diterima Pemda kabupaten bantaeng, Anugerah Budhipraja adalah anugerah yang diberikan kepada pemerintah kota/kabupaten, sebagai apresiasi terhadap pemda yang telah mandiri dalam pelaksanaan system inovasi daerah, serta pemanfaatan inovasi dan tekhnologi dalam pelayanan public.
- Anugerah prayoga sala diterima Pusat Tekhnologi material BPPT anugerah Prayoga Sala adalah diberikan kepada Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pusat Unggulan IPTEK / Lembaga penelitian dan pengembangan, sebagai apresiasi atas dukungan penguatan inovasi yang dilakukan unit kerja pranata penelitian pengembangan dan perekayasaan pada Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pusat unggulan IPTEK/ Lembaga penelitian dan Penmgembangan.
- Anugerah Abyudaya diterima PT Martina Berto, TBK anugerah Abyudaya adalah diberikan kepada sector industry sebagai apresiasi atas pemanfaatan produk hasil penelitian dan pengembangan nasional menjadi produk inovasi, kapasitas penelitian dan pengembangan, sumber daya manusia, anggaran, serta jejaring bagi wahana dan pengutan inovasi.
- Anugerah Adibrata diterima Imam Paryanto, M.Eng anugera adibrata adalah anugerah yang diberikan kepada masyarakat ilmiah, peneliti dan perekayasa, sebagai apresiasi atas prestasi menghasilkan inivasi, sehingga dapat menghasilkan nilai tambah, baik dalam bentuk komersil, ekonomi maupun social budaya.
- Anugerah Labda Kretya diterima M. Irawan Nusantara anugerah ini diberikan kepasda masyarakat umum, sebagai apresiasi terhadap masyarakat akar rumput yang kreatif, inovatif, dalam mendorong terbentuknya budaya kreatif inovatif yang berdaya saing.
Serta masih ada penghargaan Kreanova yang diberikan kepada Pemprov jawa Tengah yang diterima dan diberikan kepada masyarakat umum yang menciptakan inovasi diantaranya :
- Juara favorit Kreanova diterima Tyagita Haning Ratnasari dengan inovasi Sirup Daker sebagai pengendali Gula Darah, asam urat dan kolesterol.
- Juara harapan Kreanova diterima Setyorini Budiasih, S. Farm. Apt dengan inovasi Sediaan Hard Candu Sirih Merah efektif sebagai Halitosis. Permen herbal sirih untuk mengatasi bau mulut yang terjadi pada anak-anak maupun dewasa.
- Juara Utama Kreanova diterima Teguh Widodo dengan inovasi Mesin Gula Cair
Dalam helat Puncak hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2016 ini juga diadakan Expo berbagai produk inovasi anak bangsa, diantaranya adalah tiga puluh enam robot hasil karya dari perguruan tinggi serta komunitas, tiga puluh alat peraga ilmu pengetahuan. Event kali ini terdapat puluhan stan hasil kreasi dan inovasi nasional yang dipamerkan, antara lain berupa produk pertahanan dan keamanan berupa pameran alat utama sistem pertahanan Negara, produk kesehatan dan obat, produk transportasi, dan teknologi informasi dan produk pangan padi padi IPB 3 S, Gogo LIPI, padi Sidenuk BATAN, Menristek M. Nasir besrta tamu kehormatan selanjutnya meninjau beberapa produk yang berhasil diciptakan, diantaranya adalah simulator pesawat terbang N-219 buatan PT. Dirgantara Indonesia (DI), simulator kapal selam tanpa awak, dan transportasi massal metro kapsul.
[PIC4]
Diselenggarakannya perayaan Hari Kebangkitan Tekhnologi Nasional kali ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan semangat bagi putra-putri Indonesia generasi bangsa dalam memanfaatkan serta mengembangkan IPTEK menjadi produk-produk inovasi yang berkualitas, handal dan berdaya saing.(soera/nana/sumarno)

