Gunungkidul-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mempersiapkan dilaksanakan New Normal. Dipimpin Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wakil Bupati Dr. Immawan Wahyudi, MH dan Sekretaris Daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT, serta Wakapolres Gunungkidul Kompol Joko Hamintoyo,SH. Melaksanakan rapat koordinasi evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Di Ruang Rapat I Sekretariat Pemda Gunungkidul, Rabu (3/6).[PIC3]
Rapat koordinasi evaluasi gugus tugas penananganan covid-19, untuk mengetahui sejauh mana proges pencapaian penanganan covid-19 dan dalam rangka mempersiapkan dlaksanakan new normal di tengah pandemi. Hadir dalam kesempatan tersebut kepala-Kepala OPD yang menyampaikan progres kerja dan rencana menghadapi new normal yang perlu di perisiapkan.
Sekretaris Daerah Ir. Drajad ruswandono, MT dalam arahanya prioritas dalam semua bidang dapat dimaksimalkan mengingat pandemi ini akan berlangsung lama.[PIC4]
Di sektor ekonomi disampaikan Sri Suhartanta protokol covid untuk bidang pariwisata masih berkordinasi dengan pemerintah provinsi dan menunggu instruksi gubernur. Sedangka jaring pengaman sosial di harapkan dapat di lebih di perluas di peruntukan kepada masyarakat yang memang belum mendapatkan bantuan akibat terdampak cobid-19.
Sementara di bidang kesehatan disampaikan sekretaris dinas mewakili kepala dinas, rapid test masih terus dilakukan. Rencana rapid test akan terkonsentrasi di pusat fasilitas publik seperti di pasar Argosari maupun di pusat perbelanjaan besar. Selain itu dinas kesehatan juga melakukan pantauan dan kajian khusus di tempat-tempat potensi terjadi kumpulan masa. Bagaimana hal ini yang harus di lakukan dan di berlakukan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin untuk mengurangi resiko penyebaran virus.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kelik Yuniantoro, S.Sos., M.M. peran media sosial sebagai sarana sosialisai terus di lakukan sebagai upaya mengedukasi dan memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat, sehingga akan berjalan dengan baik. media sosial dan semua media milik pemerintah terus di maksimalkan seperti IG, Radio maupun Youtube Dhaksinarga TV mulai mendapatkan tempat dan respon masyarakat yang semakin baik. Kedepan Kominfo akan memberikan fasilitas kepada seluruh OPD untuk memanfaatkan media-media ini sebagai sarana publikasi.
Di bidang pendidikan disampaikan Bahron Rasyid juga akan melakukan skema pembelajaran dengan mengedepankan protokol kesehatan pisikal distancing dengan membatasi jumlah siswa dalam satu rombongan belajar. Dalam rombongan belajar yang pada awalnya setiap kelas berjumlah 28 siswa, maka pada new normal pembelajaran hanya akan di isi 14 siswa untuk setiap kelas, dengan tetap mengedepankan protocol kesehatan seperti jaga jarak 1 meter. Selain itu skema pembelajaran siswa dengan menrapkan pola masuk secara bergantian, sehari masuk dan sehati libur sedangkan bagi tenaga didik tetap masuk setiap hari.

