Reforma Agraria Pawonsari Diharapkan Menjadi Program Strategis Nasional (PSN)

Gunungkidul – Kembali upaya menggerakan konsep Pawosari Wakil Menteri ATR BPN RI Dr. Surya Tjandra, SH, LLM memimpin rapat koordinasi reforma agraria bersama tiga Kabupaten Pacitan Wonogiri dan Wonosari Gunungkidul ( PAWONSARI). Di bangsal Sewokoprojo, Kamis(1/4).

Dalam rakor ini yang di hadiri tiga kepala daerah dan di ikuti oleh beberapa lembaga kementerian melalui zoom lebih pada menggali informasi serta peluang- peluang yang dapat di kembangkan serta mengatasi permasalahan di jawa bagian selatan dari Kabupaten Pacitan, Wonogiri dan Wonosari Gunungkidul sehingga dapat di sinkronkan menjadi rencana tata ruang baru yang memiliki efek domino kepada tiga Kabupaten tersebut.[PIC1]

Untuk mewujudkannya membutuhkan proses tahap ekplorasi dan butuh komitmen daerah dan dukungan pemerintah pusat.

Permasalahan yang ada seperti investasi yang akan masuk  masih terkendala tata ruang, infrastruktur dan sarana prasarana penunjang lainnya maka akan di dorong dan suport melalui gugus tugas reforma agraria sehingga dapat mensuport dan mengerucut sehingga dapat menjadi program strategis nasional ( PSN) dan bisa berjalan dengan baik serta mewujudkan cita-cita penggagas Pawonsari  hal ini tentu juga harus dengan dukungan serta peran masyarakat dan Pemerintah Daerah.

Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta dalam sambutanya mengatakan tata ruang di Gunungkidul antara 3 kabupaten atau 3 provinsi yaitu Pacitan Wonogiri dan Wonosari ini ke depan mudah-mudahan akan menjadi 1 cluster atau kawasan ekonomi di wilayah Selatan. yang mudah-mudahan nanti akan lebih baik lagi seperti wilayah lain yang sekarang sudah menjadi 1 cluster kawasan ekonomi khusus. mudah-mudahan nanti akan terjadi suatu diskusi yang baik di dalam proses ke depan tentang pengembangan kawasan ini yaitu kawasan pawonsari.[PIC2]
Selain mengucapkan terimakasih atas kehadiran wakil menteri, harapan besar bupati untuk membangun ke depan, dengan melihat Gunungkidul yang potensinya juga cukup luar biasa.
“mudah-mudahan nanti dipadu dengan kawasan kawasan yang berada di Pacitan dan Wonogiri menjadi satu kawasan besar tentang ekonomi. Dapat segera di perbaiki untuk bisa berdiskusi dan mudah-mudahan akan menjadikan satu kesimpulan kesimpulan yang besar untuk ke depan saling membangun dan saling bersinergi di antara 3 daerah” tutup Bupati.
Dalam rakor tersebut dilanjutkan dengan diskusi serta penyampaian program serta potensi dari ketiga Kabupaten sebagai referensi untuk mencari dan mendidik lokus review tataruang.

Sementara itu Sekda Gunungkidul. Ir. Drajad Ruswandono, MT  di isitilahkan matisuri optimis Pawonsari dapat terwujud jika JJLS dapat tersambung dengan NYIA, hal ini akan membuka potensi pengembangan di sisi lain Potensi wisata pantai yang membantang di sisi selatan sejauh lebih dari 71 km. Tanpa ada intervensi dari pemerintah pusat tidak akan terwujud karena dalam.penhwmbangan ini terbentur dengan kawasan karst maka mutlak di dukung review tata ruang.

Wakil menteri mengatakan dengan dilaksanakan rakor ini akan segera menyusun roadmap tataruang kawasa karst dengan mengkomunikasikan kepada beberapa kementerian mengacu dari hasil penggalian informasi dalam rakor ini. Acara di lanjutkan penandatangan. MoU antara Bupati dengan dengan 2 kepala daerah 

Hadir dalam acara tersebut Wamen ATR BPN Dr.Surya Tjandra, SH,L.LM, Bupati H.Sunaryanta, Bupati Wonogiri dan Pacitan, Jajaran kementerian ATR BPN. kepala BPN DIY, dan pejabat lainya