Gunungkidul – Hari raya Idul Qurban 1444 H tahun 2023 yayasan Attawasol Insaniy Singapura menyerahkan ribuan hewan qurban berupa domba bagi warga masyarakat gunungkidul.
Hewan domba ini tidak hanya sebagai hewan qurban tetapi juga merupakan himpunan hewan aqiqoh dan nazar dari warga muslim Singapura.
penyerahan hewan qurban ini di laksanakan di lapangan Karangasem Paliyan dan diserahkan langsung ketua yayasan Attawasol Insaniy Singapura kepada Bupati Sunaryanta, Kamis (29/6/2023).[PIC3]
Hewan tersebut langsung di distribusikan kepada jamaah penerima yang terdiri dari takmir masjid, mushola, lembaga, pondok pesantren maupun warga masyarakat.
Ustad Dr. Leyaked Ali Muhammad Umar ketua yayasan mewakili umat muslim dan sohibul dari Singapura merasa sangat bersyukur pada tahun ini masih bisa hadir di Gunungkidul.
“Hewan hewan ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat”, Ucapnya.
Awalnya penyelengaraan hanya di mulai dari jumlah ratusan hewan namun seiring waktu, jumlahnya terus bertambah.
Dirinya pun berharap kedepan kebutuhan hewan qurban ini dapat di ambilkan dari daerah Gunungkidul sendiri sehingga akan memberi dampak lebih pada warga Gunungkidul
“karena selama ini masih di ambil dari daerah lain yang memerlukan proses pengiriman yang membutuhkan waktu sehingga berdampak pada kondisi hewan” .
Sementra itu bupati Sunaryanta dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada para donatur sohibul muslim dari Singapura, semoga bantuan tersebut benar-benar bisa di manfaatkan oleh warga masyarakat.
Pada kesempatan itu bupati pun berharap agar perwakilan shohibul bisa menikmati suasana Gunungkidul[PIC1]
“dan saya harap kedepan akan banyak warga Singapura untuk datang ke Gunungkidul, untuk berwisata”
Hadir dalam penyerahan hewan qurban, aqiqoh dan nazar Attawasol Insaniy tersebut bupati Sunaryanta, Ketua yayasan Attawasol, Ketua TP PKK Hj.Diah Purwanti Sunaryanta, perwakilan Sohibul Muslim Singapura, Asisten administasi umum Pemkab Gunungkidul, Kepala Kesbangpol, Kasat Pol PP, Panewu, Lurah Karangasem, Forkopimkap, tamu undangan dan warga masyarakat.

