RRI Napak Tilas di Monumen AURI Banaran

Gunungkidul – Rangkaian kegiatan bulan Penyiaran Publik 2018 LPP RRI Yogyakarta mengadakan Napak Tilas, dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah terkait dengan penyiaran publik diantaranya; Ndalem Ngabean (bekas Kantor Nilmy), Scodiningratan, serta Museum Radio dan Monumen Banaran yang merupakan tujuan utama, Minggu, (12/08). Museum Radio dan Monumen Banaran adalah kepemilikan dari Angkatan Udara Republik Indonesia.

[PIC2]

Hadir pada kesempatan ini, Wakil Bupati, Dr. Drs. H. Immawan Wahyudi, M.H., Kepala Museum TNI A.U Dirgantara Mandala Kolonel. Dede Nasrudin, Dewan Pengawas RRI, Dwi Hernuningsih, Mantan ketua Pansus RUU Penyiaran, Paulus Widiyanto, Rumah Perubahan, Masduki, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian Pembangunan Krisna Berlian, Kepala Dinas Kominfo, camat playen, kepala Tk 1 maret, dan crew lppl radio swara dhaksinarga.

Tujuan dilakukan Napak Tilas bukan lain hanyalah untuk mengenang dan mengenalkan sejarah kepada generasi penerus untuk membangun sebuah karakter.

Pada kesempatan tersebut kepala museum TNI AU, Dede Nurgantara, juga menjelaskan perjalanan sejarah RRI yang luar biasa dalam mendukung perjuangan kemerdekaan. Dan mengajak kepada semua steakholder dalam merawat, menjaga monumen tersebut. “karena ini merupakan bukti perjuangan para pahlawan kita” tegasnya.

[PIC1]

Acara dilanjutkan Talkshow yang di siarkan secara lansung di RR1 Pro 1, Pro 2 dan Pro 4 dengan tema napak tilas sejarah RRI dalam rangka bulan penyiaran publik, menghadirkan narasumber Dewan Pengawas Dwi Hernuningsih, Mantan ketua Pansus RUU Penyiaran, Paulus Widiyanto, Rumah Perubahan Masduki, Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., Staf ahli Bupati Bidang Perekonomian Pembangunan,drh. Krisna Berlian.