Gunungkidul – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul, gencar melaksanakan sosialisasi masalah Antraks. Sosialisai Pencegahan Antraks dilaksanakan di Balai Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar melalui pertunjukan rakyat wayang cakruk, Sabtu, 01/02/2020.
Sosialisasi ini sebelumnya juga dilaksanakan di tempat berbeda yakni di Desa Banyusoco Kecamatan playen dan Dusun Tonggor kecamatan Semanu.
Kecamatan Nglipar disasar sosialisasi melhat dari jumalah petani dan ternak yang ada. di Kecamatan Nglipar ini terdiri 7 Desa dan 52 padukuhan yang memiliki sapi sekitar 9000 ekor dan kambing 3000 ekor seperti dikatakan Camat Nglipar, Sukamto, SIP. Dia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan upaya mengatasi pencegahan penyakit antraks dengan posyandu hewan dan membawa sapi serta kambingnya yang memerlukan vaksin.[PIC2]
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo, Kelik Yuniantoro,S.Sos.,M.M mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Pemerintahan Daerah Kabupaten Gunungkidul dalam memberikan pemahaman tentang masalah antraks.
Dalam sambutanya, Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi,MH, mengatakan bahwa intinya Dinas Komunikasi dan Informasi berkompeten untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Apabila masyarakat memiliki hewan sapi atau kambing yang mati, untuk segera menguburkan, tidak boleh disembelih dan di brandu. karena dilihat dari sisii agama maupun kesehetan tidak baik. Selain itu apabila ternak mati tersebut dijual akan menyebabkan tersebarnya penyakit antraks di masyarakat. Menyinggung masalah ternak yang mati Immawan Wahyudi menyampaikan , Agar masyarakat tidak rugi maka hewan yang sudah dikubur dengan sepengetahuan Kades dan Camat akan diberikan ganti rugi oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Namun terkait besarnya uang ganti rugi, masih dalam kajian oleh Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Kesehatan, Bappeda dan dinas terkait.
Hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Dinas pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnubroto dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawati,M.Kes yang juga menjadi nara sumber menyampaikan seputar antrak dan upaya penanguulangan.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati, Gunungkidul, Dr. Immawan Wahyudi,MH., Kepala Dinas Kominfo, Kelik Yuniantoro, S.sos.,M.M Kepala Dinas Pertanian dan Pangan,Ir. Bambang Wisnu Broto, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Dewi Irawati, Anggota DPRD DIY, Arif Setiadi, Camat Nglipar, Sukamto dan jajaran Forkompimcam Kecamatan Nglipar.

