Temu Wicara Bupati Dalam Tajuk Gunungkidul Membangun Jadi Media Serap Aspirasi Masyarakat.

Gunungkidul – Pemerintah  Kabupaten Gunungkidul dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah menyelenggarakan “Temu Wicara Bupati Dalam Tajuk Gunungkidul Membangun” sebagai media komunikasi sekaligus mendekarkan aspirasi maupun gagasan, ide dari masyarakat untuk kemajuan pembangunan di berbagai bidang. 

 Hal itu dikemukakan  Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, S.Sos,MM dalam pengantarnya ketika memandu Temu Wicara Bupati bertempat di obyek wisata Lembah Desa Pulutan Kecamatan Wonosari (25/6).

Oleh karena itu Kelik mengharapkan kepada peserta temu wicara yang terdiri dari, Karang Taruna, KNPI, Organisasi Kepemudaan lainnya untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik  dan berpartisipasi aktif melalui tanggapan, pertanyaan, maupun menyodorkan pendapat serta ide gagasan, terutama hal yang sesuai tema Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Wilayah.

[PIC1]

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H sebagi narasumber utama dan narasumber pendamping meliputi: Kepala Dinas Pariwisata, Ir. Asti Wijayanti, MA, Kepala Bappeda yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan ,Sosial dan Budaya,  Hadi Hendra Prayoga, SIP,  Kepala Dinas Kebudayaan yang diwakili Kabid Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya, Chairul  Agus Mantara,SIP,MM dan  Ketua KNPI, Heri Santosa.

Wakil Bupati Gunungkidul, DR. Immawan Wahyudi, MH pada kesempatan tersebut mengatakan generasi muda adalah pelopor perjuangan. Karena sejarah mencatat setiap ada peristiwa perjuangan bangsa di sana Kaum muda berperan dan menjadi pelopor.

Namun untuk dapat berkiprah dalam setiap perjuangan pembangunan generasi muda harus tetap berpegang teguh pada 3(tiga) hal yang mendasar. Pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia  berdasarkan  Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945,oleh karena itu harus kita pegang teguh, dan tidak boleh bergesar apalagi ada pemikiran memunculkan idiologi lain selain Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Yang kedua adalah idealisme gagasan, dimana generasi muda memiliki pemikiran, ide maupun pendapat dalam bentuk kegiatan pembangunan di berbagai bidang kehidupan baik pemerintahan, pembangunan maupun kemasyarakatan.

Sedangkan hal yang mendasar ketiga yang harus dimiliki Generasi muda adalah Ilmu pengetahuan dan iman dan takwa.  Wabub menjelaskan untuk mampu berperan generasi muda harus memiliki keseimbangan ilmu pengetahuan dan berbudi pekerti yang baik  yang dilandasi iman dan takwa. 

Oleh karena itu Wakil Bupati  meminta karang taruna sebagai organisasi strategis dapat membantu, membangun komunikasi dengan pemkab agar bagaimana tokoh pemuda dapat memaksimalkan diri dalam mengembangkan diri yang berimbas pada pembangunan Gunungkidul secara umum. “Selain menekuni usaha-usaha lain, saya minta juga ada generasi muda yang menjadi pelopor pertanian”

Sementara itu Pj. Kades, Pulutan Agus Darmanto, pada kesempatan itu menyampaikan harapanya,  dengan kehadiran wakil bupati bersama jajaran dapat menjadikan desa pulutan menjadi desa yg lebih baik, dan mandiri

Sebagai tanda kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Wakil Bupati, pemuda Desa Pulutan memberikan cindera mata yang merupakan hasil karya dari karang taruna Cahaya Wira Muda Desa Pulutan. (*Tim_IKP)