Tiga sekolah ditetapkan sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB)

Gunungkidul – Tiga sekolah di Kabupaten Gunungkidul dibentuk menjadi Sekolah Siaga Bencana (SSB). Tiga sekolah tersebut meliputi SMKN 1 Tanjungsari, SMKN 1 Gedangsari, dan SMKN 2 Purwosari.

[PIC2]

Ketua Bidang Kedaruratan Dan Logistik Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Agus Abdul Mughni, SH mengatakan, DIY termasuk wilayah yang rawan terhadap ancaman bencana.

“Karenanya, kebijakan pemerintah melalui BNPB ditekankan perlunya dilaksanakan pencegahan dan penanganan bencana di sekolah,” ujar Agus saat Peresmian SSB di SMK N 1 Tanjungsari, Rabu, (10/10).

Hal tersebut dilakukan, agar sekolah mampu untuk menghadapi ancaman bencana sehingga meminimalisir kerugian baik jiwa maupun materiil.

[PIC3]

Ketua Pelaksana BPBD DIY, Drs. Krido Suprayitno mengungkapkan, jenis kerawanan bencana di DIY diantaranya gunung berapi dan gempa bumi. Karena bagian wilayah selatan di DIY berbatasan dengan Pantai Selatan maka dampak dari gempa rentan pula terjadi tsunami.

“Sampai saat ini kesadaran penanganan bencana belum maksimal di masyarakat. Pembentukan SSB merupakan langkah meminimalisir korban dan kerugian. Sebab sekolah menjadi obyek dan subyek dalam penanganan dan penanggulangan bencana,” papar Drs. Krido Suprayitno mewakili Gubernur DIY yang berhalangan hadir.

[PIC4]

Sekolah Siaga Bencana (SSB) merupakan upaya membangun kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana dalam rangka menggugah kesadaran seluruh unsur-unsur dalam bidang pendidikan baik individu maupun kolektif di sekolah dan lingkungan sekolah baik itu sebelum, saat maupun setelah bencana terjadi.

Sebagaimana diketahui, tujuan dibentuk SSB untuk membangun budaya siaga dan budaya aman di sekolah dengan mengembangkan jejaring bersama para pemangku kepentingan di bidang penanganan bencana. SSB juga menjadi upaya untuk meningkatkan kapasitas institusi sekolah dan individu dalam mewujudkan tempat belajar yang lebih aman bagi siswa, guru, anggota komunitas sekolah serta komunitas di sekeliling sekolah.

Di luar itu SSB juga memiliki peranan menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo, Kapolda DIY diwakilkan, Dir. Sabhara Kombes. Faried, Asisten II Setda, Ir. Azman Latif, Dandim 0730/GK, Kapolres Gunungkidul, Kajari, Kepala BPBD. Gunungkidul, Edy Basuki, S.IP, M. Si., dan tamu undangan lainnya. (*tim_IKP)