Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta berkesempatan menemui dan berdialog bersama warga yang terdampak program JJLS terkait kelanjutan pembangunan JJLS di Kalurahan Planjan Kapanewon Saptosari, Jumat (12/3).
Program Nasional Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Yang sempat terkendala karena pembebasan lahan kini sepenuhnya dapat selesai dan kembali segera di lanjutkan pembangunanya.
| [PIC6] |
Lurah Planjan Muryono Asih Sulistyo mengatakan bahwa permasalahan tersebut terjadi sejak tahun 2008 baru dapat terselesaikan pada tahun ini hal tersebut tidak lepas pendekatan dan upaya pemerintah desa maupun dari jajaran Kapanewon yang terus mendorong 22 warga yang lahanya terdampak untuk duduk bersama sehingga akhirnya terbentuk kesepakatan.
Pernyataan lurah tersebut juga di kuatkan Panewu SaptosariJarot Hadi Atmaja. Bahwa masyarakat dapat menerima pembebasan lahan sesuai dengan rekomendasi Gubernur DIY dan telah berproses pada tahap sertifikat di BPN.
Bupati H.Sunaryanta menyadari jalan merupakan infrastruktur pendorong ekonomi masyarakat. Bupati optimis dengan permasalahan yang telah selesai sehingga proses pembangunan JJLS dapat dilanjutkan pembangunan.[PIC4]
Dari perwakilan warga Waluyo bersama 22 KK yang terdampak didepan Bupati mengaku Legawa dan sepakat untuk mendukung perogram pemerintah dengan kembali di lanjutkanya pembangunan JJLS. Namun dengan rekomendasi gubernur tersebut harapan warga untuk pelebaran jalan dapat di lakukan di sisi kiri dan kanan sehingga dapat merata ke setiap warga.
Sementara itu Kepala BPN Gunungkidul Ahmad Suraya menargetkan sebelum romadhon semua sudah selseaai sehingga dapat berlanjut pada progres pembangunan JJLS.
Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati H.Sunaryanta, Kepal ATR BPN Gunungkidul, Panewu Saptosari, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Kabag Protokol, Kabag Organisasi Pemkab Gunungkidul, Lurah PlanjanSaptosari dan perwakiln warga.

