[PIC1]
Gunungkidul – Universitas Gunungkidul (UGK) menggelar Program Kampus Bersinar (Bersih Narkoba) pada Kamis, (24/5/2025), sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari narkoba.
Kegiatan ini digelar di Kampus UGK bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) DIY, serta DPD RI.
Rektor UGK Dr. Sugiyanto mengatakan, kampus memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki ketahanan moral.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen multi-pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi bertema Aspek Penegakan Hukum oleh Polres Gunungkidul, memberikan edukasi awal kepada peserta terkait peran hukum dalam upaya pemberantasan narkoba.
Acara kemudian dibuka secara resmi dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala BNNP DIY Brigjen Pol. Andi Fairan, serta Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto.
Dalam momen tersebut, digelar Deklarasi Bersama Kampus Bersinar, yang menegaskan komitmen berbagai pihak untuk menjadikan kampus sebagai zona bebas narkoba.
Sepuluh tokoh dan perwakilan lembaga menandatangani Pakta Integritas sebagai simbol keseriusan kolektif dalam mendukung gerakan tersebut.
Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas dalam acara tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat memerangi narkoba. Ratu Keraton Jogjakarta ini juga meluncurkan Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa Tahun 2025, yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Program ini tidak hanya simbolik, tetapi menjadi langkah nyata UGK dalam menyuarakan semangat anti-narkoba dan memperkuat ketahanan mahasiswa melalui edukasi, rehabilitasi, dan pemberdayaan,” tutur GKR Hemas.
“Sementara beasiswa ini merupakan program dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY melalui Balai Pemuda dan Olahraga, yang didanai dari Dana Keistimewaan DIY,” paparnya.
Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menyampaikan apresiasinya. Ia menekankan pentingnya peran kampus dalam membentuk generasi muda yang tangguh terhadap ancaman narkoba.
“Narkoba adalah musuh bersama yang nyata dan serius. Kampus harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan,” tegasnya.
Lebih dari 100 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari mahasiswa UGK, perwakilan Karang Taruna, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, serta komunitas lokal seperti Gunungkidul Menginspirasi.

