Gunungkidul – Kelompok Tani Karya Muda, Desa Natah, Kecamatan Nglipar, sampai dengan tahun 2017 mempunyai lahan tanam sekitar 30 Ha. dan 100 % lahan aktif bisa ditanam kembali, berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana setelah padi musim tanam satu, hanya 30 % yang menanam padi lagi di MH2. Hal ini dicapai setelah dilaksanakan program pembangunan dam parit dan rehabilitasi jaringan irigasi tahun 2016, sehingga dampaknya sangat dirasakan warga masyarakat, khususnya kelompok tani Karya Muda yang dapat menanam padi di MH2.
Jumat (19/05), Wakil Bupati Gunungkidul Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., didampingi Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Muh. Taufik Hanif, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bambang Wisnu Broto, unsur Muspika Kecamatan Nglipar, bersama warga melaksanakan panen raya di lahan Kelompok Tani Karya Muda.
[PIC2]
Dalam sambuatnnya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan pihaknya merasa senang dengan keberhasilan Kelompok Tani Karya Muda dalam budi daya padi di MH2. “Bila memungkinkan diteruskan penanaman padi di musim selanjutnya atau musim tanam tiga (musim kemarau). Apabila hal ini bisa dilaksanakan akan berkontribusi pada tercapainya target luas tambah tanam padi pada periode April sampai dengan September (LTT Asep),” harapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0730/GK dalam sambutannya merasa bangga dengan keberhasilan kelompok tani dalam penanaman padi di MH2, diharapkan Babinsa dapat turut berkerjasama dengan para petani dan penyuluh untuk tercapainya target LTT padi Asep. Seperti diketahui Kodim 0730/GK sudah terjun bersama Dinas Pertanian sejak 2014 lewat Upaya khusus Padi Jagung Kedele (UPSUS PAJALE), dan telah melaksanakan serap gabah petani melalui bulog.
Sementara Wakil Bupati Immawan Wahyudi, menyampaikan perlunya perbaikan infrastruktur jalan sehingga tidak ada daerah yang terisolir atau tidak terjangkau aksesibiltasnya. “Hal ini penting terutama dalam pengangkutan hasil pertanian, dan juga menghimbau kelompok tani turut serta mengembangkan pekarangan dengan sayuran sehingga menambah ketersediaannya bahan pokok di wilayah pedesaan, serta peningkatan pendapatan petani, khususnya peran kelompok wanita tani”, pintanya.
Acara dilanjutkan penyerahan bantuan sprayer dari Wakil Bupati kepada Kelompok Tani Karya Muda. (tim_ikp)
[PIC1]

