Wakil Bupati Hadiri Peluncuran dan Pelatihan Budidaya Lebah Madu Hutan Program Grant Making Dompet Dhuafa 2019

Gunungkidul – Program Grant Making budidaya lebah madu ini Insya Allah akan membawa keberkahan dan manfaat bagi warga masyarakat.

[PIC2]

“Saya sangat berharap Hutan Wanagama selain memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat juga kepada Dompet Dhuafa dan BMT UMMAT”, Kata Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., saat menghadiri peluncuran program budidaya lebah madu, di petak 14 hutan Wanagama, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Selasa, (09/04).

[PIC1]

Peluncuran Program Grant Making budidaya lebah madu diprakarsai Dompet Dhuafa Yogyakarta bersama BMT UMMAT dan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan untuk kelompok tani lebah madu hutan Sumber Rejeki berupa stup atau rumah lebah sebagai tambahan populasi lebah hutan ekosistem hutan Wanagama.

“Kami tidak pernah menghitung kontribusi kami pada masyarakat, tetapi bagaimana kami dapat berkolaborasi bersama untuk menjaga kelestarian Hutan Wanagama UGM” tutur Dr. Budiyadi selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM.

Pimpinan Cabang Kantor Dompet Dhuafa Yogyakarta, Bambang Edi Prasetyo menuturkan, kelompok tani lebah madu Sumber Rejeki dirasa mempunyai potensi yang sangat besar untuk dapat berkembang melalui konsep pemberdayaan.

“Secara kesinambungan keahlian budidaya lebah Madu hutan sudah semestinya dapat diperluas ilmunya, sehingga budidaya lebah tersebut kelak tetap dapat diteruskan oleh generasi muda,” katanya.

Melalui konsep pemberdayaan seperti ini, Dompet Dhuafa memberikan dukungan berupa kotak stup beserta populasi tambahan lebah madu  hutan, packaging, branding, serta pendampingan dari segi penguatan manajemen kelompok yang akan dikolaborasikan bersama BMT UMMAT.

Dengan harapan program Grant Making ini akan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Budiyadi dan pimpinan Dompet Dhuafa Yogyakarta bersama jajaran. (*tim_IKP)