Gunungkidul – Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Petani Pegiat Porang Nusantara DPC Kabupaten Gunungkidul dan dewan PAC se- Kabupaten Gunungkidul periode 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh wakil Bupati di Pendopo Taman Teknologi Pertanian TTP, Nglanggeran Patuk Gunungkidul, Minggu (21/3).[PIC2]
Meihat Komoditas porang memiliki nilai ekonomis tinggi dan terbuka di pasar eksport. Serta cocok dengan kondidi lahan di Gunungkidul sehingga komoditas porang dapat terus di budidayakan serta mampu berproduksi dengan hasil dan kualitas baik untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.
Wakil Bupati menghendaki pengelolaan dapat dilaksanakan dari awal sampai pasca panen raya dapat berjalan dengan baik denagan dukungan serta peran para pengurus.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom, M.Si sebelum mengukuhkan pengurus Mewakili Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyambut positif dan mendukung terbentuknya komunitas petani Porang Gunungkidul. Sebagai salah satu komoditas pertanian yang memiliki prospek ekonomi cukup menjanjikan, tanaman Porang memang layak dan potensial menjadi salah satu sumber pendapatan petani Gunungkidul. Di sisi lain, tanaman ini dinilai sangat cocok dikembangkan di wilayah Gunungkidul, sehingga juga akan semakin memperkaya keragaman komoditas pertanian Gunungkidul.[PIC3]
Tanaman Porang yang tergolong dalam jenis tanaman umbi-umbian dan belum cukup dikenal masyarakat petani Gunungkidul, dalam proses budidayanya, tentu membutuhkan pendampingan dan fasilitasi dari OPD terkait. Selain itu, keberadaan komunitas petani penggiat Porang, juga sangat dibutuhkan petani Porang Gunungkidul sebagai wadah belajar bersama dan saling bertukar pengalaman, guna meningkatkan minat maupun rasa percaya diri petani dalam memulai budidaya Porang.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, tentu mendukung sepenuhnya ide kreatif masyarakat petani Gunungkidul, dalam menganekaragamkan produksi pertanian, dengan komoditas pertanian unggulan. Dengan produktivitas pertanian yang semakin meningkat dan semakin beragam, tentu juga akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan petani Gunungkidul.
Lebih jauh lagi, komoditas unggulan sektor pertanian, juga menjadi salah satu aspek pendukung pariwisata, bahkan ketika masyarakat berhasil membudidayakan dan menjadikan produk pertanian sebagai produk olahan yang menjadi cirikhas Gunungkidul.[PIC4]
“Maka dari itu, kepada para Pengurus Perkumpulan Petani Pegiat Porang yang diberikan amanat untuk mengelola organisasi ini, saya harapkan komitmennya untuk membangun komunitas petani Porang dengan sungguh-sungguh, karena jenis tanaman ini termasuk rintisan yang sangat membutuhkan penanganan dan perlakuan yang khusus dan intensif “. Kata Heri Susanto di depan para pengurus serta perwakilan petani porang.
Keberadaan lahan yang masih terbuka luas di Gunungkidul, menjadi potensi tersendiri dalam membudidayakan Porang dalam skala yang lebih besar. Bila petani Gunungkidul sukses dan berhasil membudidayakan Porang, bukan tidak mungkin, Gunungkidul akan menjadi salah satu sentra komoditas Porang Nusantara, karena potensi lahan di Gunungkidul yang masih sangat terbuka.
Dalam kesempatan tersebut jug a dilaksanakan presentasi bagaimana membudidayakan porang serta potensi pengemabangan nya sehingga mampu mengproduksi porang yang berkualitas dan bernilai jual tingi sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan msyarakat yang disampailan oleh Idris yang sebelumnya menjadi konsultan pajak ini memilih meninggalkanya dan menjadi pembudidaya porang dan duduk sebagai derektur budidaya porang.
Sementara itu Ketua DPP Pusat P3N Mayor Khoirul Anam mengajak dan terus meberikan motifasi semangat kepada kelompok-kelompok budidaya Porang di Kabupaten Gunungkidul untuk terus tekun sehingga manffatnya akan dirasakan oleh masyarakat sendiri. Lebih lanjut di katakan bahwa kelompok budidaya porang ini telah terbentuk dan tersebar di 33 Propinsi se Indonesia.
Pengukuhan Pengurus di tandai dengan penandatangan berita oleh Wakil Bupati
Dalam pengukuhan pengurus tersebut dihadiri juga oleh pembudidaya porang salah seorang kakek yang berumur 80 tahun lebih dan juga ada petani muda yang masih duduk di bangku SMP.
Hadir dalam Pengukuhan tersebut Wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom,M.Si, Kepla Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Kepla Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Direktur Budidaya Porang, Idris, Ketua DPP P3N Mayor Khoirul Anam, Praktisi dan Peneliti Porang dari UGM Doktor Sumarwoto, serta pengurus daerah maupun anak cabang petani Porang Gunungkidul.

