Gunungkidul-Ditengah tanggap darurat covid-19 di Kabupaten Gunungkidul, ada warga masyarakat yang tergerak hatinya merelakan rumah tinggal miliknya di gunakan sebagai rumah karantina covid-19.
Wakil Bupati Sekaligus Sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas berkesempatan mengunjungi rumah karantina yang berada di dusun Budur Rt.05 Giriharjo Kecamatan Panggang, Rabu (06/05).[PIC2]
Rumah milik ibu Ngadiyem ini di siapkan sebagai rumah karantina bagi warga masyarakat. Rumah yang berada di tengah permukima warga tersebut, sesuai permintaan pemiliknya secara iklash direlakan di gunakan sebagai karantina sampai keadaan benar-benar kembali baik. Rumah dengan 2 kamar tidur dan kamar mandi ini sudah siap setelah sebelumnya oleh warga di bersihkan dan di lengkapi fasilitas meskipun masih seadanya. Hal ini merupakan kesadaran yang sangat baik dan tentunya dapat di ikuti oleh warga lain.
“Meski di dusun ini sudah disiapkan rumah karantina, sementara warga wilayah panggang juga banyak yang berada di perantauan namun semoga di dusun panggang III tidak ada kasus korona” harap Agung Setiawan Dukuh Panggang III.
Wakil Bupati sangat mengapresiasi dan ingin mengambil inspirasi ini, agar bisa di dengar dan diketahui oleh masyarakat. “Harusnya seperti ini didasari rasa kemanusiaan, keiklasaan, kerelaan yang sesungguhnya, jangan malah mengambil jarak. masyarakat harus punya kontribusi bersama dalam memutus mata rantai covid”. Kata Wakil Bupati.
Rino caroko menambahkan bahwa warga desa juga sangat terbuka kepada semua warga masyatakat dimanapun, siapapun bahwa tempat karantina ini bisa di manfaatkan dan siap memfasilitasi.
Wakil Bupati merasa sangat bersyukur melihat keasadaran masyarakat. “inilah imajinatif keberanian masyarakat Gunungkidul menghapi covid dan sebagai bentuk fasilitasi pemkab siap menyediakan permakanannya” pungkas Wakil Bupati.
Pada kesempatan tersebut wakil bupati juga memberikan bantuan biaya operasional dan masker serta permakanan dari BPBD.
Hadir dalam kunjungan tersebut Dukuh, Carik, Kokam, Karang Taruna, RT dan pemilik rumah ibu Ngadiyem.

