[PIC1]
Gunungkidul – Budidaya tanaman pangan sektor pertanian, mampu menjadi unggulan warga Desa Bleberan, Kecamatan Playen. Selain sektor pariwisata yang menjadi andalan, ternyata pemudapun tertarik untuk menjadi petani yang tangguhsehingga bidang pertanian juga digalakkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Terbukti Supraptono, Kepala Desa Bleberan menjadi petani teladan tingkat Nasional yang mampu menjadi pemicu pemuda di desa ini untuk mengikutinya.
Dijelaskan Supraptono disela-sela acara panen raya Jagung Super Hybrida Bisi 18, Senin (08/01) di Sawahan, Bleberan, Playen, bahwasanya saat ini semakin banyak warga yang menggeluti pertanian, khususnya menanam jagung. Kegiatan panen raya ini dihadiri Wakil BupatiDr. H. Immawan Wahyudi M.H., dan Kepala Dinas Pertanian dan PanganIr. Bambang Wisnu Broto.
Supraptono juga menyatakan bahwa panen jagung kali ini cukup bagus, sehingga para pemuda semakin antusias untuk menanam jagung atau palawija yang lain, yang intinya sudah tidak malu lagi menjadi seorang petani.
Profesi sebagai petani sudah tidak dipandang sebelah mata, sebab hasil pertanian menjadi primadona yang mampu meningkatkan perekonomian para petani. “Satu kali panen saat ini, dengan jenis Jagung Super Hybrida Bisi 18, per hektar bisa menghasikan Jagung 9 ton,” terangnya. Ditambahkannya, hasil panen ini bisa melampaui rata-rata hasil panen nasional.
Di tempat yang sama, Wakil BupatiImmawan Wahyudi mengatakan bahwa desa adalah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, oleh karenanya harus mampu merencanakan desa melalui APBDes dengan menitik beratkan pada potensi lokal, utamanya pada bidang pertanian.
“Kalau kesejahteraan petani meningkat, maka Gunungkidul akan menjadi daerah yang makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (*tim_ikp)

