Gunungkidul – Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi MH, Resmikan Pondok Pesantren Ash Sidhiq II , SMP Muh Unggulan Ash Shidiq Jurangjero Kecamatan Ngawen, Minggu (15/03).
Gedung pondok Pesantren Muh Unggulan Ash Shidiq Boarding School dengan program Tahfidz dan program Bahasa Arab dibangun di atas tanah hibah seluas 8000 M2, merupakan Hibah tanah dari Bapak Kurniawan Fahmi Direktur BPR Dana Insani dan Bapak H. Giyarto dan Hj Sulastri dari Purworejo, Jurangjero, Ngawen. Penyerahan secara simbolis Gedung yang sudah berdiri berupa 1 blok ruang kelas dan masjid sebagai sarana belajar mengajar, yang dibangun kerjamasa dari yayasan Bina Muwahidin Surabaya, dilakukan oleh ustad Jumali kepada Pimpina Cabang Muhamadiyah Kecamatan Ngawen sekaligus sebagai ketua pembangunan masjid ustad Parmin.
Ketua PP Muhamadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta Ustad Hamdan Hambali mengapresiasi dengan di bangunya Pondok Pesantren ini sebagai upaya menyiapkan dan menciptakan insan – insan dengan bekal keagamaan yang mumpuni dan mencetak generasi ustad yang yang akan berdakwah dalam rangka ukuwah. “Pondok pesantren Muhamadiyah ini banyak bermunculan setelah adanya muktamar Muhamadiyah di Makasar yang memutuskan membentuk suatu lembaga pengembangan pesantren Muhamadiyah di seluruh Indonesia” katanya.[PIC1]
Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi, MH dalam sambutanya atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengapresiasi dan mengucapkan selamat dengan di bangunya Pondok Pesantren Ash Shidiq II ini, mudah mudahan menjadi pondok pesantren yang mampu mencetak karakter muslim yang mumpuni. Dengan banyaknya lembaga pendidikan di Gunungkidul dapat menyongsong masa depan yang cerah baik dalam persoalan sosial, budaya, ekonomi. Selain itu juga banyak putra putri dari Gunungkidul yang berprestasi dengan menjuarai di tingkat daerah, nasional maupun Internasional. Selain juga wakil bupati menghibau kepada masyarakat untuk kehati hatian dan berupaya melakukan hidup bersih dan sehat menyikapi masalah virus covid 19 yang terjadi hapir seluruh negara termasuk Indonesia.
Peresmian Pondok Pesantren tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati, dan penyerahan secara simbolis penghargaan sertifikat kepada warga yang menghibahkan tanah untuk ponpes ini.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan tabligh Akbar bersama ustad Abduh tuasikal, MSC. dan di buka stand pendaftaran bagi santri dan siswa siswi peserta didik dari jenjang Paud, TK, SD SMP yang sudah mulai mendaftar dan akan memulai pendidikan akademiknya pada tahun depan.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Dr. Immawan Wahyudi, MH., Ketua PP Muhammadiyah DIY Ustad Hamdan Hambali, Camat Ngawen, Perwakilan Yayasan Bina MuwahidinSurabaya,Forkopimca, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
Peresmian Pondok Pesantren tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati, dan penyerahan secara simbolis penghargaan sertifikat kepada warga yang menghibahkan tanah untuk ponpes ini.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan tabligh Akbar bersama ustad Abduh tuasikal, MSC. dan di buka stand pendaftaran bagi santri dan siswa siswi peserta didik dari jenjang Paud, TK, SD SMP yang sudah mulai mendaftar dan akan memulai pendidikan akademiknya pada tahun depan.[PIC3]
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Dr. Immawan Wahyudi, MH., Ketua PP Muhammadiyah DIY Ustad Hamdan Hambali, Camat Ngawen, Perwakilan Yayasan Bina MuwahidinSurabaya,Forkopimca, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

