| [PIC1] |
Gunungkidul – Ratusan warga Gedangan, Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta, kembali menggelar tradisi yang sudah berumur ratusan tahun, tradisi unik bernama cing-cing goling. Tradisi ini diawali dengan kirab budaya berpakaian busanan adat jawa lengkap, Kamis (28/7/2022).
Tradisi turun temurun tersebut, hingga kini masih tetap dilestarikan oleh masyarakat desa setempat, selain kirab budaya, warga juga membawa uba rampe yakni ingkung ayam jawa dengan jumlah banyak sebagai perlengkapan upacara adat cing-cing goling tersebut.
Menurut cerita pemangku adat setempat, tradisi cing-cing goling menceritakan kisah tentang seorang putri dari keraton Majapahit yang dikejar-kejar perampok karena kecantikan sang putri, dalam cerita yang di suguhkan dalam sebuah fragmen, sang putri terus berlari karena ketakutan dan mengangkat bagian bawah pakaian atau dalam bahasa jawa disebut dengan cincing.
Tradisi cing cing goling ini sudah berumur selama ratusan tahun, meski dilaksanakan ditengah lahan persawahan milik warga, namun pemilik sawah tidak khawatir karena warga percaya tanah justru akan berubah menjadi subur.
Bahkan sejak Tahun 2020 silam, Tradisi cing cong goling sudah masuk dalam warisan budaya tak benda yang sudah tercatat pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayan.
Banyak masyarakat yang tertarik dengan tradisi cing-cing goling karena tradisi tersebut tidak ada didaerah lain, selain merupakan warisan nenek moyang tradisi tersebut juga menggambarkan kebersamaan warga yang patut dilestarikan agar tidak luntur.
Menurut pemangku adat, selain sebagai hiburan masyarakat tradisi cing-cing goling dilaksanakan sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah, terlepas dari mitos warga yang percaya digelarnya tradisi tersebut dapat mendatangkan keselamatan dan rejeki.
Diakhir perhelatan tradisi tersebut, ratusan ingkung jawa yang dikumpulkan masyarakat kemudian dibagikan kepada seluruh warga yang hadir, tidak hanya warga lokal, acara yang sudah menjadi agenda tahunan ini juga mengundang antusias para photographer dari Jateng dan DIY.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap tradisi ini dapat terus dilaksanakan dan dilestarikan agar tidak punah, seiring dengan perkembangan jaman dan majunya sistem informasi di indonesia,serta tradisi cing-cing goling ini juga tetap akan terus terjaga sebagai salah satu warisan budaya.
[PIC2]

