| [PIC2] |
Bandung – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Bandung dalam rangka kegiatan Pers Tour yang melibatkan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online, maupun elektronik, di tingkat lokal, regional, hingga nasional.
Asisten Administrasi Umum Sekda Gunungkidul, Hery Sukaswadi, menyampaikan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan informasi, Pemkab Gunungkidul melakukan studi tiru dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Inisiatif ini dirancang untuk mempelajari berbagai jenis kegiatan dan inovasi yang telah dilakukan Pemkab Bandung, serta mengeksplorasi kolaborasi yang dapat diadopsi di Gunungkidul,” kata Hery yang juga pimpinan rombongan.
Dalam kunjungan ini, Pemkab Gunungkidul juga melibatkan perwakilan wartawan yang bertuhas di Kabupaten Gunungkidul baik media online, cetak baik lokal maupun nasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi pertukaran ide dan pengalaman, sehingga keakraban serta kerja sama antar daerah dapat semakin terjalin.
“Diskusi yang terjadi dapat menghasilkan solusi yang konkret. Melalui sharing session, kami berharap ada masukan yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Gunungkidul,” tambah Hery.
Hery menekankan pentingnya peran media dalam mendukung transparansi pemerintah serta menepis isu-isu yang tidak benar di masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Gunungkidul juga berharap ada masukan dari wartawan mengenai strategi komunikasi dan inovasi yang dapat diterapkan dalam penyampaian informasi.
“Langkah ini merupakan komitmen Pemkab Gunungkidul untuk memberikan pelayanan informasi yang lebih baik dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menciptakan hubungan yang lebih erat antara pemerintah, media, dan masyarakat,” tegas Hery.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Gunungkidul, Sumarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kabupaten Gunungkidul dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kominfo di daerah lain serta media sebagai mitra strategis.
Dengan tema “Optimalisasi Kolaborasi Dinas Kominfo dan Media dalam Meningkatkan Layanan Informasi Publik,” kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan layanan informasi yang transparan, akurat, dan inovatif demi kesejahteraan masyarakat.
“Dalam menghadapi era digital, Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mengembangkan kualitas layanan informasi publik, baik melalui penguatan teknologi informasi maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Namun, kami menyadari bahwa teknologi saja tidak cukup. Keberhasilan layanan informasi sangat bergantung pada kemitraan yang solid antara pemerintah dan media,” ujar Sumarno.
Sumarno juga menegaskan pentingnya peran media dalam membangun opini publik yang konstruktif. “Media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra diskusi dan pengawas yang membantu pemerintah memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara Dinas Kominfo dan media, kita dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya,” tambahnya.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bandung, khususnya dalam bidang komunikasi dan informatika. Dengan saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, kedua daerah diharapkan mampu menghadapi tantangan dalam pengelolaan informasi publik secara lebih baik.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga mengundang rekan-rekan dari Dinas Kominfo Kabupaten Bandung untuk berkunjung ke Gunungkidul. “Kami akan dengan senang hati berbagi pengalaman dan memperkenalkan potensi daerah kami,” tutup Sumarno.
Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Bandung, Perdana Firmansyah mengatakan kegiatan Pers Tour memberikan ruang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Kominfo di berbagai daerah.
“Kita bisa saling berbagi informasi tentang bagaimana Dinas Kominfo menjalankan tupoksi masing-masing, membahas alokasi anggaran, serta mendiskusikan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi berbagai masalah yang muncul,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa sinergi lintas daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan peran strategis Dinas Kominfo dalam mendukung pembangunan daerah. Dalam konteks era digital, koordinasi yang kuat antarinstansi menjadi kunci untuk menghadapi tantangan, mulai dari peningkatan layanan informasi kepada masyarakat, pengelolaan teknologi informasi, hingga penanganan isu-isu strategis yang berdampak luas.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh pihak memiliki kesempatan untuk saling belajar dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang sudah diterapkan di daerah lain. Ini tidak hanya memperkuat kinerja internal Dinas Kominfo, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

