[PIC3]Gunungkidul – Bupati Gunungkidul menghadiri wisuda ke-7 Sekolah Tinggi Teologi (STT) Galilea Indonesia Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu (14/06/2025). Sebanyak 27 mahasiswa yang telah diwisuda terdiri dari 16 lulusan Program Studi Sarjana Teologi dan 11 lulusan Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Kristen.
Dengan mengusung tema “Tunaikan Tugas yang Mulia”, wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memaknai peran dan tanggung jawab mereka sebagai insan akademis dan pelayan masyarakat.
Ketua Yayasan Apostolik Indonesia, Pdt. Mohamad Romadhon, dalam sambutannya mengungkapkan perjalanan panjang STT Galilea Indonesia yang didirikan pada tahun 2015 di Yogyakarta dan kemudian berpindah ke Gunungkidul sejak April 2017.
“Kami membangun dari kecil, bahkan sempat menghadapi masa-masa sulit saat pandemi COVID-19. Namun, dengan semangat dan ketekunan, STT Galilea Indonesia tetap bertahan dan terus berkembang. Meski secara ekonomi belum besar, kami turut memberi kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, H. Abd. Su’ud, menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
“Saudara telah dibekali dengan ilmu, keterampilan, dan karakter yang baik. Semoga menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan tangguh,” ungkapnya.
Dalam hal ini, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang hadir memberikan sambutan, mengapresiasi atas kontribusi STT Galilea Indonesia dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan beriman di wilayah Gunungkidul.
“Proses pendidikan yang telah dilalui para wisudawan bukanlah hal mudah. Hari ini adalah tonggak penting bagi perjalanan hidup saudara sekalian. Tema ‘Tunaikan Tugas yang Mulia’ sangat relevan untuk mengingatkan bahwa masyarakat dan bangsa menanti kiprah kalian dalam menghadirkan nilai-nilai kebaikan dan pencerahan spiritual,” ujarnya.

