[PIC2]
Gunungkidul – Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menutup Pelatihan Wirausaha Pemula Bidang Batik Kain yang telah dimulai dari tanggal 21 sampai dengan 23 Oktober 2025, di Gedung Olahraga, Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong, Kamis (23/10/2025).
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul Supartono menjelaskan, Pelatihan Wirausaha Pemula Bidang Batik Kain diselenggarakan dan diikuti oleh Ibu-ibu dari Kalurahan Kenteng.
“Pelatihan membatik ini diikuti oleh Ibu-ibu dari Kalurahan Kenteng dengan jumlah peserta 20 orang,” katanya.
Adanya pelatihan membatik ini, lanjutnya, agar dapat mengangkat potensi daerah yang dimiliki oleh setiap wilayah. “Harapan kami ini menjadi cikal bakalnya karena kalau ini kita bina terus akan menjadi calon sentra dan kemudian menjadi sentra batik di Kalurahan Kenteng,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pelatihan membatik ini sangat baik sekali dalam menambah keterampilan dan wawasan bagi para Ibu-ibu khususnya di Kalurahan Kenteng.
“Selama tiga hari terakhir, para peserta telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan membatik, mulai dari teknik dasar hingga inovasi desain serta wawasan kewirausahaan. Saya percaya pelatihan ini bukan hanya kegiatan belajar tetapi merupakan awal dari perjalanan baru menuju kemandirian ekonomi dan pelestarian budaya.,” ucapnya.
Bupati juga mendorong, setelah pelatihan ini nantinya Pelatih dari Pelatihan dan Dinas Perindustrian dapat terus melakukan pendampingan hingga dapat menciptakan motif batik khas dari Kalurahan Kenteng itu sendiri,
“Seperti yang telah dilakukan Kalurahan lain, kedepan setelah ini mungkin bisa bersama pendamping pelatihan menciptakan motif khas daerah Kenteng karena itu pasti juga menjual,” kata Bupati.
Hal tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk terus mendampingi dan memfasilitasi pelaku UMKM, termasuk para perajin batik, melalui berbagai program pelatihan lanjutan, akses permodalan, promosi produk serta penguatan jejaring pemasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil pelatihan ini tidak berhenti di ruangan ini saja tetapi berkembang menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari kita bersama-sama wujudkan Gunungkidul yang mandiri, berdaya saing dan berbudaya, di mana karya anak daerah mampu menjadi kebanggaan dan penggerak ekonomi daerah.” tutur Endah.

