[PIC1]
Gunungkidul- Dengan mengusung tema “Perempuan Hebat, Indonesia Maju” Kebaya Foundation melakukan kunjungan ke Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta dan Pondok Pesantren Mardhotullah Islamy , Kamis (20/01) pagi.
Acara dibuka dengan pertunjukan tari Golek Manis oleh Warga Binaan Permasyarakatan Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta.
Dalam kesempatan ini, Kepala Lapas Perempuan kelas II B Wonosari Gunungkidul Ade Agustin menyampaikan bahwa Pembinaan yang selama ini diberikan adalah pembinaan kepribadian dan peminaan kemandirian dimana tujuan dari semua itu untuk memperbaiki perilaku yang telah dilakukan sebelumnya.
“pembinaan kepribadian yang kami laksanakan adalah dalam bentuk pembinaan rohani, kemudian mengembangkan minat bakatnya dalam bidang seni, musik, dan tari sebagaimana yang telah ditampilkan oleh warga binaan kami.” terang Kepala Lapas Perempuan kelas II B Wonosari Gunungkidul Ade Agustin dalam sambutannya
Tuti Roosdiono selaku ketua Kebaya Foundation Pusat juga turut memberikan semangat dan motivasi kepada warga binaan dan berharap agar kebaya selalu dilestarikan karena kebaya merupakan jati diri bangsa dan peninggalan dari nenek moyang bangsa Indonesia.
“Kami dari Kebaya Foundation ingin membangunkan semangat berkebaya kepada semua perempuan di Indonesia.” Ucap Ibu Tuti Roosdiono selaku ketua Kebaya Foundation Pusat.
Ketua Tim PKK kabupaten Gunungkidul, Ibu Diah Sunaryanta berpesan kepada warga binaan untuk sabar dan ikhlas dalam menjalani yang terjadi saat ini.
“Sabar, ikhlas menjalaninya, karena saya yakin ini bukan kemauan dari saudara saya, tapi karena alasan tertentu jenengan ada disini. Dan saya yakin juga jenengan keluar dari sini akan menjadi lebih semangat, dan akan menjadi lebih baik.” Kata ibu Diah
Di sela-sela acara juga diadakan sesi tanya jawab oleh Raden Ayu Febri Hapsari Dipokusumo dan untuk warga binaan yang aktif menjawab diberikan hadiah pada sesi akhir acara. Selain itu Raden Ayu Febri Hapsari Dipokusumo juga memberikan motivasi dan dorongan secara psikis kepada warga binaan yang tengah berkumpul pada saat itu.
Fashion Show Kebaya dari warga binaan permasyarakatan perempuan kelas IIB juga turut memeriahkan acara ini.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan melihat karya-karya warga binaan permasyarakatan perempuan kelas IIB di dalam lapas. Karya tersebut diantaranya batik, tas, hingga roti.
Pada sore harinya, Ketua Tim Penggerak PKK Gunungkidul bersama Kebaya Foundation, Kepala dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan Raden Ayu Febri Hapsari Dipokusumo kembali melanjutkan kegiatan kunjungan ke Pondok Pesantren Ansharullah kabupaten Gunungkidul dengan tajuk “Persembahan dari hati yang mencintai Kebaya dan Indonesia”.
Ibu Asti Wijayanti selaku Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengungkapkan harapannya agar pendidikan yang diterapkan semakin maju dan berharap kepada para santriwati yang berasal dari wilayah Indonesia Timur dapat menjadi mutiara dari timur yang membanggakan.
Dalam kesempatan ini, Ibu Diah juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kebaya Foundation karena telah merangkul Gunungkidul dan memberikan semangat ke perempuan-perempuan yang ada di Gunungkidul. Beliau juga memberikan motivasi dan semangat belajar kepada santriwati yang hadir agar kelak bisa mencapai kesuksesan dan menjadi generasi membanggakan bagi nuda, bangsa dan agama.
| [PIC2] |

