Bupati Kunjungi RSUD Saptosari, Pantau Mesin Produksi Oksigen

Gunungkidul – Meningkatnya beberapa kasus Covid dengan varian baru di Indonesia terus menjadi perhatian.
Di tengah meningkatnya kasus covid, Gunungkidul di hadapkan dengan kasus antraks.
Upaya pemerintah daerah dalam menangani permasalahan tersebut terus menjadi prioritas.
Berdasar permasalahan dan pengalaman tahun sebelumnya ketika kasus covid meningkat drastis di seluruh Indonesia tak terkecuali di wilayah Gunungkidul, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiapkan shelter dan RS penanganan Covid. Untuk itu Bupati H.Sunaryanta bersama jajaran pejabat terkait meninjau RSUD Saptosari, Selasa (15/2).[PIC1]

Kehadiran Bupati H.Sunaryanta di dampingi Asisten I Dra Siwi Iriyanti, MA, Kepala Bakesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos, MH, Kepala Dinas Kebudayaan Agus Mantara, Kabag Pemerintahan Drs.Asiz Saleh di terima direktur RSUD Saptosari.

Bupati bersama rombongan ini secara langsung melihat gedung produksi oksigen di Rumah sakit tersebut dan memastikan bahwa alat tersebut dapat di fungsikan dan berproduksi dengan baik, melihat pengalaman sebelumnya tingginya kasus meninggal dunia karena covid salah satu penyebab tidak terpenuhinya oksigen bagi pasien.

Di sampaikan Direktur, bahwa mesin produksi tersebut sudah beroperasional dan mampu berproduksi sebesar 2.000.000 liter per bulan. Selain dimanfaatkan oleh internal RS Saptosari, juga memberikan layanan kepada rumah sakit lain.

Rombongan tidak hanya mengunjungi ruang oxygen Generator untuk produksi oksigen tetapi juga melihat secara langsung sarana dan prasarana di RS tersebut seperti ruang operasi bedah sentral dengan peralatan kesehatan pendukung yang sudah memadai.

Direktur RSUD Saptosari menyampaikan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masih di butuhkan pembenahan dan kelengkapan sarana lainya, terangnya.