Operasi Pasar Pendistribusian Minyak Goreng dengan Harga Rp.14000, Bupati Berikan Subsidi Rp10.000 ,Masyarakat Cukup Bayar Rp.4000

 

[PIC1]

Gunungkidul – Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul menggelar operasi pasar untuk warga masyarakat, menyasar komunitas, lembaga maupun organisasi lainnya, Jumat (28/1). Operasi pasar pendistribusian minyak goreng dengan harga Rp.14.000 rupiah ini dilaksanakan di tiga lokasi meliputi Kalurahan Piyaman, Wonosari dan Kepek. Dalam operasi pasar ini dua lokasi di Jeruksari dan Bansari di hadiri langsung oleh bupati H.Sunaryanta. Pelaksanaan operasi pasar diawali di koperasi syariah GEMI (gerakan ekonomi kaum ibu) Budegan Piyaman.

Pemerintah terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau, terkait tingginya harga minyak goreng saat ini pemerintah berupaya menjamin ketersediaan dengan harga terjangkau. Untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan penyediaan minyak goreng dengan satu harga. Melalui kebijakan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau dan disisi lain produsen tidak dirugikan karena selisih harga akan diganti oleh pemerintah. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY melakukan operasi pasar komoditas murah minyak goreng dengan cara tebus harga Rp. 14.000/lt dengan sasaran kepada masyarakat di wilayah Gunungkidul yang benar-benar membutuhkan.

Operasi pasar juga di laksanakan di sekretariat Pengurus Daerah persaudaraan muslimah Salimah Jeruksari Wonosari, dilokasi ini oprasi pasar minyak goreng mendistribusikan sebanyak 180 paket, dan ditambah dari pihak salimah dengan tambahan sayur, tempe dan telur. Paket tersebut disalurkan kepada penerima warga setempat dan warga binaan salimah

Sementara di lokasi ketiga operasi pasar dilaksanakan di sekretariat umat NU Bansari Kepek Wonosari. Dengan kuota pendistribusian paket minyak goreng sebanyak 360 liter.

Mujiyati MPH selaku ketua salimah (persaudaraan muslimah) mengucapkan terimakasih dengan adanya program operasi pasar dari dinas perdagangan.

“program pemerintah ini begitu dirasakam manfaatnya bagi kaum ibu dan sangat membantu” kata Mujiyati

Organisasi Salimah berdiri sejak 21 tahun yang lalu dan di Gunungkidul organisasi ini di awali pada tahun 2000. Keberadaan ormas muslimah ini memiliki tujuan sebagai pelopor pemberdayaan ibu,anak , keluarga dan program sekolah lansia. 
Program sister berupa pendampingan bagi kaum ibu serta komunitas orangtua bijak maupun kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim dan jumat berkah. Harapanya organisasi masyarakat ini mempu berperan dan dapat memberi kontribusi kepada masyarakat sehingga dapat lebih berdaya dan berkualitas bagi ibu anak dan keluarga.

Ketua syuriah PC NU KH. Bardan mengatakan bahwa program pemerintah seperti ini sangat berguna dan membantu masyarakat.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Perdagangan Kelik Yuniantoro, S.Sos,MM menyampaikan bahwa  dalam kegitan operasi pasar ini sebagai langkah pemerintah dalam rangka menstabilkan harga.

“kegiatan ini kan terus dilakukan sampai pelaksanaan satu harga dari pemerintah pusat sampai ke desa-desa” terangnya

Selanjutnya dalamm kegiatan ini telah menyiapkan kurang lebih 5000 liter. Untuk distribusi operasi pasar ini penyaluran kepada masyarakat masih dibatasi maksimal 2 liter, sementara bagi pelaku usaha pedagang kecil akan di sesuaikan kebutuhanya bisa di tambah hingga 4 liter.

Kegiatan operasi pasar minyak goreng juga di hadiri langsung oleh Bupati H.Sunaryanta serta melakukan simbolis penyerahan minyak goreng kepada perwakilan masyarakat. Program operasi pasar ini untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng dengan harga bersubsidi dan terjangkau, juga sebagai bentuk hadirnya pemerintah kepada masyarakat.

Program program pemerintah yang lainnya pun masih banyak sehingga masyarakat dapat mengakses dan berkoordinasi dengan instansi- instansi terkait. Untuk persediaan minyak goreng kiranya masih mencukupi, jadi masyarakat tidak perlu kawatir, kata Bupati

Dakam kesempatan tersebut Bupatipun memberikan kejutan dengan Memberikan susidi sebesar Rp. 10.000 sehingga masyarakat cukup membayar Rp. 4000 rupiah dalam setiap tebusan 1 liternya.

Hal tersebut di tanggapi antusias dan kegembiraan Masyarakat yang hadir.

Operasi pasar minyak goreng ini di tanggapi oleh sebagian masyarakat dengan baik dan dirasaka sangat membantu sekali dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng, melihat harga dipasaran yang masih tinggi.
Hal tersebut di ungkapkan salah satu warga

Hadir mendampingi Bupati H.Sunaryanta, Kepala Dinas Perdagangan Kelik Yuniantoro, S.Sos,MM., Tim percepatan Pembangunan Bambang Riyanto.

 

[PIC2]