Gunungkidul – Kelompok tani Maju Lestari Dusun Ngimbang Kalurahan Watusigar Kapanewon Ngawen, melaksanakan panen raya padi varietas Bridantara 8 bersama Bupati H.Sunaryanta, Senin (21/2). Di lahan pertanian milik kelompok tani trrsebut seluas kurang lebih 17 Hektar.
Meski berada di wilayah utara dengan geografi pegunungan namun di wilayah Watusigar ini mampu berproduksi hasil pangan dengan baik.
Sektor pertanian masih menjadi andalan program prioritas visi misi pembangunan Bupati H.Sunatyanta.
| [PIC1] |
Lurah Watusigar Giman mengatakan kelompok tani Maju Lestari yang berdiri pada tahun 1994 dan beranggotakan 25 orang.
Luas lahan pertanian keseluruhan mencapai 51,32 Hektar, meliputi lahan pertanian sawah tegalan, pekarangan dan hutan swakelola.
Sementara untuk lahan tanah dengan potensi tanaman pangan mencakup 38,1 Hektar dengan hasil produksi pertanian padi, Palawija dan hortikultura.
Pada masa tanam I dan II, masyarakat dengan memanfaatkan lahan pertanian untuk produksi padi selanjutnya pada MK musim kemarau untuk produksi pangan jenis palawija, holtikultura dan tembakau.
Dalam panen raya varietas padi Bridatama 8 ini di peroleh ubinan rata rata sebesar 7,311 kg dan rata-rata hasil 10,54 kg.
Dengan penduduk yang mayoritas petani penggarap atau pemilik lahan sangat bersyukur dengan hasil panen ini.
Namun dalam penyelenggaraan pertanian sebagian petani masih dihadapkan dengan Kendala pupuk dan kondisi infrastruktur jalan rusak, sehinga menghambat akses ekonomi.
Sektor pertanian khususnya MT I dengan penanaman padi kali ini melibatkan PT. Nusantara Pertanian Indonesia dalam penyediaan bibit padi jenis Bridatama 8 yang juga hadir dalam panen raya ini.
CEO PT. Nusantara Pertanian Indonesia Diana mengatakan kehadiran PT. NPI ini di harapkan mampu memberikan dampak yang baik bagi petani dengan benih ini dapat meningkatkan hasil produksi gabah hingga 20 persen lebih banyak dari pada benih lainya, Varietas Bridantara 8 memiliki peran dalam turut serta membantu program nansional pangan.
Dengan menciptakan varietas hibrida baru yang terjangkau bagi petani dengan produktifitas tinggi sehinga dapat bermanfaat bagi bangsa.
| [PIC2] |
Keunggulan varietas ini selain hasil yang di hasilkan merupakan kualitas beras super, pulen wangi dan tahan penyakit selain itu produktifitas tinggi dan masa tanam pendek.
Diana berharap dapat membantu program Pemda Gunungkidul untuk meningkatkan produksi gabah di Gunungkidul maulupun secara nasional.
Sementara itu Bupati H.Sunaryanta yang hadir atas nama pemerintah mengucapkan selamat dengan dilaksanakan panen ini, pangan di kabupaten Gunungkidul sampai saat ini sudah cukup baik bahkan seuai data pangan Dinas Pertanian mengalami surplus 200 ribu ton pertahun, menyingung masalah pupuk pemerintah daerah telah meningkatkan kuota tambahan pupuk dan mendatangkan lebih awal, dengan kemudahan akses dalam penebusan pupuk bersubsidi dengan kebijakan ini harapanya petani tidak akan kesulitan lagi.
Sementara dalam akses pembanguanan wilayah kapanewon diharapkan dapat melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan dinas terkait.
Pada kesempatan ini bupati juga mengapresiasi kapanewon ngawen dengan telah berhasil keluar dari wilayah miskin
Kegiatan panen raya ini diawali dengan panen padi oleh bupati bersama jajaran fokopimpan dan perwakilan PT. Nusantara Pertanian Indonesia serta melakukan perontokan padi.

