Gunungkidul – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Gunungkidul dalam program peduli pendidikan menyalurkan beasiswa bagi anak sekolah [PIC4]
Penyerahan Bantuan Beasiswa Program Gunungkidul Cerdas Bagi anak sekolah ini di serahkan langsung secara simbolis kepada dua perwakilan siswa SD dan SMP oleh Bupati di ruang Rapat Upangga Sekretariat Pemkab Gunungkidul, lantai dua Kamis (10/6).
Ketua Baznas H.Samin Fauzi mengatakan Bantuan pendidikan di berikan bagi siswa Tingkat SD dan SMP.
Program pemberian bantuan pendidikan yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini untuk anak sekolah dari sekolah yang berbeda-beda. [PIC3]
Disampaikan setiap anak diberikan bantuan beasiswa pendidikan 500ribubrupiah untuk anak Jenjang SD dan 750 ribu rupiah untuk siswa jenjang SMP.
Dengan kegiatan ini harapanya dapat menginspirasi kepada kelembagaan yang lain,
meski pemerintah telah memberikan bantuan namun masih di pandang perlu untuk memenuhi kebutuhan. Bantuan.
Badan Amil Zakat yang terus menganggarkan beasiswa meski nilai bantuan tidak relevan dikarenakan kondisi hasil himpunan zakat.
Dari 2700 ASN/Muzaki dari OPD, ASN dilingkungan Sekretariat Pemkab dan Kemenag terbagi menjadi 5 program .
Dalam Program GK cerdas tahun 2021 ini menganggarkan 81 juta untuk 100 anak. harapanya kedepan lebih semangat sekolah, belajar menuntut ilmu dan dapat berguna bagi bangsa dan negara.
Selain program beasiswa juga telah melakukan program penangan covid bagi anak sekolah dengan memasang 10 titik akses WiFi di basis masjid untuk merespon pelajaran daring.
Kegiatan sosial lainya pada akhir bulan operasi karatak ldi RS bethesda selang. Tambah H.Samin Fauzi.
Bupati H.Sunaryanta dalam sambutanya singkatnya mengucapkan terimakasih atas peran serta pengabdian Baznas sajauh ini. Program-program kerja ini merupakan wujud kinerja sama aparatur melalui Baznas.
“namun harus ada skala prioritas” kata Bupati.
Dengan peran ini sedikit demi sedikit dapat meringankan penderitaan masyarakat.
Secara simbolis Bupati menyerahkan bantuan beasiswa kepada Majid Istiono dari SD Muhamadiyah Wareng dan Arya Dwi Setiawan dari SMP Muhamadiyah Wonosari.

