Gunungkidul – Kepala BPS Gunungkidul Rintang Awan Eltribakti Umbas sampaikan data BPS terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten Gunungkidul kepada Bupati dalam audiensi, Rabu (20/1) di Rumah Dinas Bupati.
Sesuai data statistik Kabupaten Gunungkidul masuk dalam kategori sedang dibandingkan dengan 4 kabupaten kota di DIY yang sudah pada level tinggi mencapai angka 70 Hingga 80 %. meskipun begitu indeks pembangunan manusia di kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan di tahun 2020 sebesar 69.98 dari sebelumnya 69,96 di tahun 2019.[PIC2]
Komponen yang menjadi dasar penghitungan IPM diantaranya usia harapan hidup, Kabupaten Gunungkidul yang mencapai 74,12 tahun, Sisi dimensi pengetahuan yang diukur rata-rata lama sekolah mencapai 7,21 tahun, angka harapan lama sekolah 12,97 di tahun 2020 mengalami kenaikan di banding pada tahun 2019. Standar hidup yang layak dimensi sisi ekonomi pengeluaran perkapita mengalami penurunan di tahun 2020 sebesar 9,49 juta perkapita pertahun, penurunan ini disinyalir sesuai survei sosial ekonomi nasional (susenas). Akibat bencana nonalam pandemi covid 19 secara nasional, sektor informal menjadi yang paling terdampak.
Sementara di sisi pendidikan adanya program pemerintah berupaya mengejar target pendidikan dengan meningkatkan lama sekolah dengan meningkatkan angka putus sekolah dapat berkurang, kejar paket hingga usia lanjut , wajib belajar upaya ini menjadi pendorong yang sangat signifikan dalam prosentase lama sekolah. sementara sisi kesehatan sudah mencapai lebih dari 98%, dalam menyediakan pelayanan kesehatan masyarakat.[PIC1]
Bupati berharap terus ada upaya untuk meningkatkan IPM di kabupaten Gunungkidul dengan program dan dorongan pemerintah dari berbagai sektor utamanya sektor ekonomi sehingga indeks pembangunan dapat sejajar dengan Kabupaten Kota lainya di DIY.
Hadir mendampingi Bupati dalam Audiensi tersebut kepala Bappeda Sri Suhartanta, SIP, MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kelik Yuniantoro, S.Sos,MSi, kabid Perencanaan Bappeda Wahyu Ardi Nugroho, S.STP., M.A.

